Home
Login.
Artikelilmiahs
42791
Update
HUGO DAFFA AUGUSTA
NIM
Judul Artikel
EVALUASI UNSUR HARA NITROGEN DAN SERAPANNYA TERHADAP HASIL TANAMAN PADI SAWAH DI DAS SERAYU, KECAMATAN KLAMPOK, KABUPATEN BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Unsur Nitrogen (N) merupakan unsur yang paling cepat terlihat pengaruhnya terhadap tanaman padi sawah. Peran utama unsur ini adalah merangsang pertumbuhan vegetatif , meningkatkan jumlah anakan, meningkatkan jumlah bulir rumpun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi unsur hara Nitrogen (N) di lahan sawah, di DAS Serayu, Kecamatan Klampok, Kabupaten Banjarnegara dan mengetahui hubungan antara N tersedia tanah dengan hasil tanaman padi di DAS Serayu, Kecamatan Klampok, Kabupaten Banjarnegara. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan September 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah survei lapangan secara purposive random sampling. Penentuan titik lokasi pengamatan menggunakan sistem transek, pada peta Satuan Lahan Homogen (SLH) disusun melalui overlay peta penggunaan lahan sawah, peta jenis tanah dan peta kelerengan. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan pengeboran tanah pada kedalaman 0-25 cm dan 25-50 cm yang dilakukan secara random pada setiap lokasi pengamatan, pengambilan sampel tanah dilakukan secara komposit pada setiap lapisan tanah. Pengambilan sampel jaringan tanaman diambil dari 6 tanaman, pada setiap tanaman diambil 2 daun dari daun ke 3, sehingga diperoleh 12 daun pada setiap lokasi,. Variabel yang diamati adalah pH H2O, pH KCl, Daya Hantar Listik (DHL) tanah, potensial redoks, N total tanah, Serapan N tanaman, dan hasil tanaman padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status sebaran unsur hara Nitrogen (N) pada lahan sawah pertanaman padi DAS Serayu, Kecamatan Klampok, Kabupaten Banjarnegara di lokasi penelitian berkisar 0,34% - 1,01% atau mempunyai harkat sedang – sangat tinggi dengan rata-rata setiap SLH memiliki nilai N total berkisar 0,67% - 0,79% yang berharkat tinggi. Hubungan hasil tanaman dengan N total tanah mempunyai hubungan positif dengan nilai r = 0,368 memiliki hubungan kriteria yang lemah. Hubungan korelasi N serapan tanaman dengan hasil tanaman memiliki hubungan positif dengan nilai r = 0,489 memiliki hubungan kriteria yang sedang. Rekomendasi pemupukan unsur hara Nitrogen (N) di lokasi penelitian DAS Serayu, Kecamatan Klampok, Kabupaten Banjarnegara pada SLH 1 dan 2 adalah 124,30 kg N/ha, setara dengan pupuk urea sebanyak 270,22 kg/ha, sedangkan SLH 3 adalah 186,45 kg N/ha, setara dengan pupuk urea sebanyak 405,33 kg/ha.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The element Nitrogen (N) is the element that has the most visible effect on lowland rice plants. The main role of this element is to stimulate vegetative growth, increase the number of tillers, increase the number of spikelets. This research aims to determine the distribution of the nutrient Nitrogen (N) in rice fields, in the Serayu Watershed, Klampok District, Banjarnegara Regency and to determine the relationship between soil available N and rice yields in the Serayu Watershed, Klampok District, Banjarnegara Regency. The research was carried out from February to September 2023. The research method used was a field survey using purposive random sampling. Determining the observation location points using a transect system, on a Homogeneous Land Unit (SLH) map is arranged by overlaying a rice field use map, soil type map and slope map. Soil sampling was carried out by drilling the soil at a depth of 0-25 cm and 25-50 cm which was carried out randomly at each observation location. Soil sampling was carried out compositely in each soil layer. Plant tissue samples were taken from 6 plants, from each plant 2 leaves were taken from the 3rd leaf, so that 12 leaves were obtained at each location. The variables observed were pH H2O, pH KCl, soil electrical conductivity (DHL), redox potential, total soil N, plant N uptake, and rice crop yield. The results of the research show that the distribution status of the nutrient Nitrogen (N) in rice fields planted in the Serayu Watershed, Klampok District, Banjarnegara Regency at the research location ranges from 0.34% - 1.01% or has a medium - very high level with an average of SLH has a total N value ranging from 0.67% - 0.79% which is highly valuable. The relationship between crop yield and total soil N has a positive relationship with a value of r = 0.368 which has a weak criterion relationship. The correlation between plant N uptake and plant yield has a positive relationship with a value of r = 0.489, which has a moderate criterion relationship. Recommendation for Nitrogen (N) nutrient fertilization at the Serayu Watershed research location, Klampok District, Banjarnegara Regency at SLH 1 and 2 is 124.30 kg N/ha, equivalent to urea fertilizer of 270.22 kg/ha, while SLH 3 is 186 .45 kg N/ha, equivalent to 405.33 kg/ha of urea fertilizer.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save