Home
Login.
Artikelilmiahs
42760
Update
NUR HIDAYAT
NIM
Judul Artikel
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN DESA MANDIRI MODIFIED CASSAVA FLOUR (MOCAF) DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Desa mandiri mocaf merupakan salah satu program yang akan diselenggarakan dan digadang-gadang sebagai upaya pengembangan ekonomi lokal Kawasan Banjarnegara. Idealnya, program ini diikuti oleh seluruh desa yang ada dikawasan banjarnegara sebagai Kawasan penghasil singkong. Namun dengan adanya kemungkinan banyaknya desa yang akan terlibat dalam program Desa Mandiri Mocaf, akan menyulitkan petugas/pelaksana program yang terlibat dalam melakukan pengelolaan dan pemeringkatan Desa Mandiri mocaf. Dengan kondisi tersebut dibuatlah Sistem Pendukung Keputusan untuk menentukan Desa Mandiri Mocaf sebagai solusi. Sistem yang dibangun menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) yang dinilai efektif untuk menentukan Alternatif terbaik melalui pembobotan kriteria dan serangkaian perhitungan. Setelah melalui pengujian Blackbox,dan diuji dengan sample 30 data desa sistem pendukung keputusan yang dibuat, berjalan secara optimal. Hasil pemeringkatan yang didapat adalah Desa Pagedongan dengan skor 0.8143 yang menduduki peringkat pertama, Desa Majalengka dengan skor 0.8312 menduduki peringkat kedua dan Desa Pesangkalan dengan skor 0.7786 menduduki peringkat ketiga kemudian diikuti oleh 27 desa lainnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The mocaf independent village is one of the programs that will be held and is predicted to be an effort to develop the local economy of the Banjarnegara area. Ideally, this program would be followed by all villages in the Banjarnegara area as a cassava producing area. However, with the possibility that many villages will be involved in the Mandiri Mocaf Village program, it will make it difficult for officers/program implementers involved in managing and ranking Mandiri Mocaf Villages. With these conditions, a Decision Support System was created to determine Mandiri Mocaf Village as a solution. The system built uses the Simple Additive Weighting (SAW) method which is considered effective for determining the best alternative through weighting criteria and calculations. After going through Blackbox testing, and tested with a sample of 30 village data, the decision support system created ran optimally. The ranking results obtained were Pagedongan Village with a score of 0.8143 which was in first place, Majalengka Village with a score of 0.8312 was in second place and Pesangkalan Village with a score of 0.7786 was in third place followed by 27 other villages.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save