Home
Login.
Artikelilmiahs
42633
Update
RAISSA JULIETA ANGGRAINI
NIM
Judul Artikel
Skrining Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etil Asetat Bakteri Algoriphagus sp. PAP.12 dengan Metode OSMAC dan Analisis Molecular Networking – nya
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Algoriphagus sp.PAP.12 merupakan salah satu spesies bakteri dari filum Bacteroidetes yang belum banyak dieksplorasi kandungan dan manfaatnya. Salah satunya adalah potensi sebagai antibakteri. OSMAC merupakan salah satu metode untuk mengekspresikan klaster gen biosintesis yang “diam” dengan melakukan perubahan perlakukan selama masa kultivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari senyawa yang berpotensi sebagai antibakteri melalui analisis molecular networking dan dilanjutkan dengan uji antibakteri secara in vitro. Metodologi: Kultur murni bakteri Algoriphagus sp.PAP.12 dilakukan pre-culture pada media MB dan diinkubasi selama 48 jam. Kemudian bakteri dikultur dalam 5 variasi media cair yaitu NB, LB, RL1, A1BFe + C dan Air laut. Kultur bakteri diinkubasikan pada 3 variasi waktu berbeda yaitu 4, 5 dan 7 hari. Ekstraksi cair – cair dilakukan menggunakan etil asetat dengan cara pengocokkan selama 20 menit. Ekstrak kasar kemudian dianalisis menggunakan LC-HRMS dan diuji aktivitas antibakterinya menggunakan metode difusi cakram terhadap Micrococcus luteus dan Eschericia coli. Hasil Penelitian: Hasil dari molecular networking terdapat 53 senyawa terdereplikasi dari ekstrak etil asetat bakteri Algoriphagus sp.PAP.12. diantara senyawa tersebut yang memiliki aktivitas antibakteri berdasarkan studi literatur adalah linoleic acid, licoflavonone, surfactin C14, surfactin C dan NCGC00380690-01_C22H22O11_beta-D-Glucopyranose, 6-O-[(2E)-1-oxo-3-phenyl-2-propen-1-yl]-, 1-(3,4,5-trihydroxybenzoate). Hasil uji antibakteri menunjukan adanya aktivitas penghambatan terhadap bakteri M.luteus pada media LB waktu inkubasi hari ke-5 pengulangan ketiga dan hari ke-7 pengulangan pertama dan kedua, media RL1 inkubasi hari ke 4 dan 5 pengulangan pertama dan media NB inkubasi hari ke-5 dan 7 pengulangan ketiga. Semua ekstrak yang menghasilkan zona hambat termasuk kategori aktivitas lemah. Namun tidak menghasilkan aktivitas antibakteri terhadap E.coli. Kesimpulan: Penerapan metode OSMAC dengan variasi media dan waktu inkubasi pada Algoriphagus sp.PAP.12 menunjukan adanya aktivitas penghambatan pada media LB, NB dan RL1 dengan kategori lemah terhadap bakteri M.luteus namun tidak memberikan aktivitas penghambatan terhadap bakteri E.coli.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Algoriphagus sp.PAP.12 is one of bacterial species from the Bacteroidetes phylum that has not been widely explored for its content and benefits. One of them is the potential as an antibacterial agent. OSMAC method is a method to express "silent" BGC’s by changing the cultivation parameters. This study aims to find compounds that have potential antibacterial activity by molecular networking and continued with antibacterial tests. Methodology: Pure culture of Algoriphagus sp.PAP.12 was pre-cultured on MB media and incubated for 48 hours. The bacteria were cultured on 5 variations of media i.e NB, LB, RL1, A1BFe + C and seawater. Bacterial cultures were incubated at 3 different time variations i.e 4, 5 and 7 days. Liquid - liquid extraction was performed using ethyl acetate and shaked for 20 minute. The crude extract then analyzed using LC-HRMS and tested for antibacterial activity using disc diffusion method against M.luteus and E.coli. Results: The results of molecular networking replicated compounds from ethyl acetate extract of Algoriphagus sp.PAP.12 bacteria that have antibacterial activity based on literature studies were linoleic acid, licoflavonone, surfactin C14, surfactin C and NCGC00380690-01_C22H22O11_beta-D-Glucopyranose, 6-O-[(2E)-1-oxo-3-phenyl-2-propen-1-yl]-, 1-(3,4,5-trihydroxybenzoate). Antibacterial test results showed inhibitory activity against M. luteus bacteria on LB media incubation time day 5 third replication and day 7 first and second replication, RL1 media incubation day 4 and 5 first replication and NB media incubation day 5 and 7 third replication. All extracts that produced inhibition zones categorized into weak activity. However, there was no antibacterial activity against E.coli. Conclusion: The application of the OSMAC method with media and incubation times variation on Algoriphagus sp.PAP.12 bacteria exhibited inhibitory activity on LB, NB and RL1 media with a weak inhibitory category against M.luteus bacteria but there was no inhibitory activity against E.coli bacteria.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save