Home
Login.
Artikelilmiahs
42604
Update
MICHAEL HAMONANGAN WIDI NUGROHO TAMBUNAN
NIM
Judul Artikel
KARAKTERISTIK DAN POTENSI ANTIMIKROBA BIODEGRADABLE FILM BERBAHAN DASAR TAPIOKA TERFERMENTASI DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK SERAI WANGI (Cymbopogon winterianus Jowitt)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pengemas adalah bahan yang diproduksi untuk melindungi suatu produk. Pengemas memiliki berbagai jenis, salah satunya adalah plastik. Plastik menjadi pilihan utama karena memiliki keunggulan seperti harga yang terjangkau, ringan, tahan terhadap perubahan cuaca, dan transparan. Selain itu, plastik juga memiliki kekurangan yaitu membutuhkan waktu yang lama untuk terurai yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, sehingga diperlukan bahan alternatif pengemas yang bersifat lebih ramah terhadap lingkungan dan dapat terurai dalam waktu singkat. Salah satunya adalah biodegradable film. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui pengaruh penambahan jenis ekstrak serai wangi terhadap karakteristik dan potensi antimikroba biodegradable film berbahan dasar tapioka terfermentasi, 2) Mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi ekstrak serai wangi terhadap karakteristik dan potensi antimikroba biodegradable film berbahan dasar tapioka terfermentasi, 3) Mengetahui interaksi antara jenis ekstrak dengan konsentrasi serai wangi terhadap karakteristik dan potensi antimikroba biodegradable film berbahan dasar tapioka terfermentasi. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor yaitu jenis ekstrak (J1 = Ekstrak cair; J2 = Ekstrak serbuk) dan konsentrasi ekstrak (K1 = 5%; K2 = 10%; K3 = 15%; K4 = 20%). Variabel yang diamati dalam penelitian ini ada delapan pengujian yaitu uji antimikroba terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, laju transmisi uap air, uji biodegradabilitas, transparansi, ketebalan, kecerahan, kadar air, dan kadar abu. Data hasil pengamatan yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada tingkat kepercayaan 95%, apabila terdapat pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada faktor jenis, ekstrak cair serai wangi mampu menghasilkan kualitas lebih baik daripada ekstrak serbuk serai wangi terhadap biodegradable film. Pada faktor konsentrasi, konsentrasi ekstrak serai wangi 20% mampu menghasilkan kualitas lebih baik daripada konsentrasi 5%, 10%, dan 15% terhadap biodegradable film. Pada interaksi, perlakuan ekstrak cair dengan konsentrasi 20% menghasilkan produk biodegradable film dengan kualitas yang terbaik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Packaging is a material produced to protect a product. Packaging has various types, one of which is plastic. Plastic is the main choice because it has advantages such as affordable price, lightweight, resistant to weather changes, and transparent. Besides that, plastic also has the disadvantage that it takes a long time to decompose which can cause environmental pollution, so alternative packaging materials are needed that are more environmentally friendly and can be decomposed in a short time. One of them is biodegradable film. The objectives of this research are: 1) To determine the effect of the addition of citronella extract type on the characteristics and antimicrobial potential of biodegradable film made from fermented tapioca, 2) To determine the effect of the addition of citronella extract concentration on the characteristics and antimicrobial potential of biodegradable film made from fermented tapioca, 3) To determine the interaction between the type of extract and citronella concentration on the characteristics and antimicrobial potential of biodegradable film made from fermented tapioca. The design used in this study is a Randomized Group Design (RAK) consisting of two factors, namely the type of extract (J1 = Liquid extract; J2 = Powder extract) and extract concentration (K1 = 5%; K2 = 10%; K3 = 15%; K4 = 20%). The variables observed in this study were eight tests, namely antimicrobial test against Escherichia coli and Staphylococcus aureus, water vapor transmission rate, biodegradability test, transparency, thickness, brightness, water content, and ash content. The observation data obtained were analyzed using analysis of variance (ANOVA) at the 95% confidence level, if there was a significant effect then continued with the DMRT (Duncan's Multiple Range Test) test. The results showed that on the type factor, citronella liquid extract was able to produce better quality than citronella powder extract on biodegradable film. In the concentration factor, citronella extract concentration of 20% is able to produce better quality than 5%, 10%, and 15% concentrations of biodegradable films. In the interaction, the treatment of liquid extract with 20% concentration produced the best quality biodegradable film.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save