Home
Login.
Artikelilmiahs
42584
Update
RIO FAJAR NUR PRATAMA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS EKONOMI DAN TEKNIS PENYEWAAN TRAKTOR RODA EMPAT PADA USAHA PELAYANAN JASA ALSINTAN (UPJA) DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
UPJA merupakan suatu lembaga ekonomi perdesaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa dalam rangka optimalisasi penggunaan alsintan baik di dalam maupun di luar kelompok tani untuk mendapatkan keuntungan usaha. Permasalahan yang terjadi adalah masih ada UPJA yang tidak mengoperasikan taktor roda empatnya dikarenakan berbagai macam kendala seperti ketidaksesuaian lahan dan manajemen serta pendataan keuangan UPJA yang belum baik, selain itu kajian tentang UPJA di Kabupaten Banyumas masih jarang. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan finansial dan efisiensi penggunaan traktor roda empat di Kabupaten Banyumas, dengan menganalisis menggunakan perhitungan B/C Ratio, NPV, IRR, dan BEP, selain itu efisiensi penggunaan traktor dianalisis menggunakan perhitungan KLE, KLT, dan EL. Hasil penelitian seluruh metode penentuan kelayakan usaha menunjukkan penyewaan traktor roda empat di Kabupaten Banyumas layak untuk dijalankan karena memenuhi kriteria kelayakan B/C Ratio > 1, Net Present Value (NPV) > 0, dan Internal Rate of Return (IRR) > 5,57%. Dari perhitungan Kapasitas Lapang Efektif (KLE) dan Kapasitas Lapang Teoritis (KLT), menghasilkan nilai Efisiensi Lapang (EL) rata-rata sebesar 65,55%, yang artinya sudah dapat dikatakan layak karena Efisiensi Lapang (EL) > 50%. Hasil perbandingan menunjukkan perbedaan nilai rata-rata B/C Ratio pada Kabupaten Banyumas, Banjarnegara, dan Purbalingga sebesar 1,24 , 1,14, dan 1,37. Nilai rata-rata nilai Net Present Value (NPV) Rp. 10.666.254,00, Rp. 5.507.638,00, dan Rp. 16.972.629,00. Nilai rata-rata Internal Rate of Return (IRR) sebesar 39,38%, 55,00%, dan 66,50%. Nilai rata-rata Break Event Point (BEP) sebesar 2,17 ha/tahun, 1,19 ha/tahun, dan 2,96 ha/tahun. Nilai rata-rata Efisiensi Lapang (EL) 65,55%, 77,43%, dan 67,88%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
UPJA is a rural economic institution engaged in service services in order to optimize the use of alsintan both inside and outside the farmer group to get business benefits. The problem that occurs is that there are still UPJAs that do not operate their four-wheeled actors due to various kinds of obstacles such as land discrepancies and poor management and financial data collection of UPJA, besides that studies on UPJA in Banyumas Regency are still rare. Therefore, this study was conducted to determine the financial feasibility and efficiency of using four-wheeled tractors in Banyumas Regency, by analyzing using B/C Ratio, NPV, IRR, and BEP calculations, in addition to the efficiency of using tractors using KLE, KLT, and EL calculations. The results of the study of all business feasibility determination methods show that four-wheeled tractor rental in Banyumas Regency is feasible to run because it meets the eligibility criteria of B/C Ratio > 1, Net Present Value (NPV) > 0, and Internal Rate of Return (IRR) > 5.57%. From the calculation of Effective Field Capacity (KLE) and Theoretical Field Capacity (KLT), resulting in an average Field Efficiency (EL) value of 65.55%, which means that it can be said to be feasible because the Field Efficiency (EL) > 50%. The comparison results showed the difference in the average B/C Ratio values in Banyumas, Banjarnegara, and Purbalingga Districts of 1.24, 1.14, and 1.37. The average Net Present Value (NPV) was Rp.10.666.254,00, Rp. 5.507.638,00, and Rp. 16.972.629,00. The average Internal Rate of Return (IRR) was 39,38%, 55,00%, and 66,50%. The average value of Break Event Point (BEP) is 2.17 ha/year, 1,19 ha/year, and 2,96 ha/year. The average value of Field Efficiency (EL) is 65.55%, 77.43%, and 67.88%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save