Home
Login.
Artikelilmiahs
42572
Update
DEWA IJLAL RAFIF HARTANTO
NIM
Judul Artikel
Abraham Lincoln dan Inkonsistensi Nilai-Nilai tentang Rasisme dan Perbudakan di Amerika Serikat
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Abraham Lincoln, seorang tokoh berpengaruh dalam sejarah Amerika Serikat (AS), terkenal karena perannya dalam mengakhiri perbudakan melalui Proklamasi Emansipasi pada tahun 1863. Namun demikian, apa yang terjadi dalam kenyataannya tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dimilikinya mengenai rasisme dan perbudakan di AS. Hal tersebut menimbulkan inkonsistensi nilai yang ada pada dirinya dari masa ketika Lincoln belum menjadi presiden hingga ia menjabat sebagai presiden dari segi sudut pandang, tekanan politik, dan kepentingan politiknya. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan hermeneutik, artikel hasil penelitian ini menganalisis inkonsistensi nilai yang terjadi pada perspektif Abraham Lincoln terhadap rasisme dan perbudakan dari awal sebelum masa kepemimpinannya hingga akhir dari Perang Saudara di AS. Kesimpulannya, inkonsistensi nilai yang dimiliki oleh Abraham Lincoln terlihat dari awal hingga akhir karier politiknya. Lincoln mempunyai pandangan rasis yang menunjukkan dirinya untuk tidak menyetarakan hak orang kulit hitam. Di waktu yang bersamaan, Lincoln tidak menyukai tindakan rasis yang memperlakukan kaum kulit hitam dengan buruk.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Abraham Lincoln, a prominent figure in American history, is renowned for his role in ending slavery through the Emancipation Proclamation in 1863. However, the reality of what transpired does not align with his values regarding racism and slavery in the United States. This creates a inconsistency in his values, from the time before he became president to his presidency, considering perspectives, political pressures, and his political interests. Using qualitative methods and a hermeneutic approach, this research article analyzes the inconsistency in Abraham Lincoln's perspective on racism and slavery from the early pre-presidential period to the end of the Civil War in the United States. In conclusion, the inconsistency in values held by Abraham Lincoln is evident throughout his political career. Lincoln held racist views, indicating his reluctance to equalize the rights of black individuals. Simultaneously, he disapproved of racist actions that mistreated black communities.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save