Home
Login.
Artikelilmiahs
42566
Update
SAFIRA NONIK ALSYANDA
NIM
Judul Artikel
KEPATUHAN INDONESIA TERHADAP KONVENSI ILO TENTANG PERSAMAAN PENGUPAHAN BERBASIS GENDER TAHUN 2020-2022
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Upah merupakan salah satu unsur terpenting dalam suatu hubungan kerja. Upah merupakan hak pekerja atau buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja yang ditetapkan dan dibayarkan berdasarkan suatu perjanjian kerja, kesepakatan maupun peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam situasi perburuhan yang sifat dan dinamikanya semakin kompleks, upah menjadi persoalan utama di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Penelitian yang berjudul “Kepatuhan Indonesia Terhadap Konvensi ILO Tentang Persamaan Pengupahan Berbasis Gender Tahun 2020-2022” akan membahas tentang salah satu persoalan upah yang terjadi di Indonesia, yakni kesenjangan upah antara pekerja laki-laki dan perempuan serta kaitannya dengan bagaimana upaya pemerintah Indonesia mematuhi salah satu konvensi internasional untuk menangani permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Dianalisis menggunakan Teori Compliance dari Ronald B. Mitchell untuk menguraikan indikator-indikator kepatuhan Indonesia terhadap Konvensi ILO No 100 Tahun 1951. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa Indonesia relatif patuh dalam mengadopsi konensi tersebut ke dalam peraturan nasionalnya, akan tetapi cenderung kurang tegas dalam pengimplementasiannya. Kata kunci: Compliance, Gender Wage Gap, ILO Upah merupakan salah satu unsur terpenting dalam suatu hubungan kerja. Upah merupakan hak pekerja atau buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja yang ditetapkan dan dibayarkan berdasarkan suatu perjanjian kerja, kesepakatan maupun peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam situasi perburuhan yang sifat dan dinamikanya semakin kompleks, upah menjadi persoalan utama di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Penelitian yang berjudul “Kepatuhan Indonesia Terhadap Konvensi ILO Tentang Persamaan Pengupahan Berbasis Gender Tahun 2020-2022” akan membahas tentang salah satu persoalan upah yang terjadi di Indonesia, yakni kesenjangan upah antara pekerja laki-laki dan perempuan serta kaitannya dengan bagaimana upaya pemerintah Indonesia mematuhi salah satu konvensi internasional untuk menangani permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Dianalisis menggunakan Teori Compliance dari Ronald B. Mitchell untuk menguraikan indikator-indikator kepatuhan Indonesia terhadap Konvensi ILO No 100 Tahun 1951. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa Indonesia relatif patuh dalam mengadopsi konensi tersebut ke dalam peraturan nasionalnya, akan tetapi cenderung kurang tegas dalam pengimplementasiannya. Kata kunci: Compliance, Gender Wage Gap, ILO
Abtrak (Bhs. Inggris)
Wages are one of the most important elements in an employment relationship. Wages is the right of a worker or laborer that is received and expressed in the form of money as compensation from the entrepreneur or employer which is determined and paid based on a work agreement, agreement or statutory regulations applicable. In a labor situation whose nature and dynamics are increasingly complex, Wages are a major problem in developing countries, including Indonesia. The research entitled "Kepatuhan Indonesia Terhadap Konvensi ILO Tentang Persamaan Pengupahan Berbasis Gender Tahun 2020-2022” will discuss one of the wage problems that occurs in Indonesia is the wage gap between male and female workers and their relationship to government efforts Indonesia complies with one of the international conventions to deal with problems the. This research uses a qualitative research method with an approach study of literature. Analyzed using Ronald B. Mitchell's Compliance Theory to outline indicators of Indonesia's compliance with ILO Convention No 100 of 1951. The results of this research show that Indonesia is relatively compliant in adopting these conventions into its national regulations, however tends to be less firm in its implementation. Keywords: Compliance, Gender Wage Gap, ILO
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save