Home
Login.
Artikelilmiahs
42557
Update
NICKY DWI SAFITRI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KINERJA DAN KARAKTERISTIK PENGERINGAN GULA KELAPA KRISTAL MENGGUNAKAN PENGERING TIPE RAK BERPUTAR
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Gula kelapa kristal merupakan gula yang berbentuk butiran atau kristal yang bahan bakunya dapat berasal dari nira kelapa. Gula kelapa kristal merupakan komoditi perdagangan yang mempunyai peluang untuk dikembangkan guna meningkatkan penghasilan petani maupun pengusaha mikro serta devisa negara. Pada tingkat pengrajin metode pengeringan yang digunakan yaitu melalui penjemuran dibawah sinar matahari atau metode oven. Salah satu alat pengering mekanis yang cukup efektif dan efisien yaitu pengering tipe rak berputar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja atau kemampuan alat pengering tipe rak berputar dan menganalisis karakteristik pengeringan gula kelapa kristal menggunakan pengering tipe rak berputar. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan 2 perlakuan dan dilakukan 3 kali ulangan pada setiap perlakuannya. Dua perlakuan yang digunakan yaitu menggunakan kompor semawar ukuran 202 dengan bukaan api kecil (P1) dan bukaan api besar (P2). Variabel yang diamati dan diukur dalam penelitian meliputi: pengujian kadar air, suhu ruang pengering dan sebarannya, kelembaban udara, waktu pengeringan, analisis laju pengeringan, dan efisiensi pengeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan alat pengering tipe rak berputar memiliki hasil efisiensi pengeringan terbesar sebesar 4,46% pada P1U2 dan 3,18% pada P2U2. Pengeringan gula kelapa kristal pada P1 selama 75 menit dari kadar air awal 6,37%bb sampai kadar air akhir 3,01%bb pada P1U2 memiliki rata-rata suhu ruang pengering sebesar 53,7 °C dan rata-rata suhu bahan 46,8 °C. Sedangkan untuk P2 dengan waktu pengeringan selama 60 menit dari kadar air awal 6,12%bb sampai kadar air akhir 2,23%bb pada P2U2 memiliki rata-rata suhu ruang pengering sebesar 58,4 °C dan rata-rata suhu bahan 51,2 °C.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Crystal coconut sugar is sugar in the form of granules or crystals whose raw material can come from coconut sap. Crystal coconut sugar is a trade commodity that has the opportunity to be developed to increase the income of farmers and micro-entrepreneurs as well as the country's foreign exchange. At the craftsman level, the drying method used is through drying under the sun or the oven method. One of the mechanical drying devices that is quite effective and efficient is the rotating rack type dryer. This research aims to analyze the performance or capabilities of a rotating rack type dryer and analyze the drying characteristics of crystal coconut sugar using a rotating rack type dryer. The research used an experimental method with 2 treatments and 3 repetitions were carried out for each treatment. The two treatments used were using a Semawar stove size 202 with a small fire opening (P1) and a large fire opening (P2). The variables observed and measured in the research included: water content testing, drying room temperature and distribution, air humidity, drying time, drying rate analysis, and drying efficiency. The research results showed that the ability of the rotating rack type dryer had the greatest drying efficiency of 4.46% at P1U2 and 3.18% at P2U2. Drying crystalline coconut sugar in P1 for 75 minutes from an initial moisture content of 6.37%wb to a final moisture content of 3.01%wb in P1U2 has an average drying room temperature of 53.7 °C and an average material temperature of 46.8 °C. Meanwhile, for P2 with a drying time of 60 minutes from an initial moisture content of 6.12%wb to a final moisture content of 2.23%wb, P2U2 has an average drying room temperature of 58.4 °C and an average material temperature of 51. 2 °C.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save