Home
Login.
Artikelilmiahs
42556
Update
PANCA CAHYA UTAMI
NIM
Judul Artikel
KARAKTERISTIK PENGERINGAN BIJI JAGUNG (Zea mays L.) MENGGUNAKAN PENGERING TIPE RAK BERPUTAR BERENERGI BIOMASSA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Proses pengeringan merupakan salah satu tahapan penting dalam penanganan pasca panen. Hal tersebut disebabkan karena proses pengeringan dapat memperpanjang umur simpan produk pangan sehingga dapat dikonsumsi lebih lama. Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang penting dan menduduki urutan ketiga setelah gandum dan padi. Untuk memperpanjang umur simpan jagung maka perlu melalui proses pengeringan. Masih banyak petani yang menggunakan pengeringan secara alami, namun permasalahnnya adalah pengeringan alami memiliki beberapa kelemahan, oleh karena itu perlu adanya alternatif lain untuk proses pengeringan buatan. Salah satu peralatan pengeringan yang dapat digunakan adalah mesin pengeringan tipe rak berputar dengan sumber panas pengering berasal dari biomassa briket batok kelapa untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) sebagai sumber panas pembakaran. Untuk itu dilakukan penelitian karakteristik biji jagung menggunakan mesin pengering rak berputar dengan sumber panas yang berasal dari biomassa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengeringan biji jagung dan mengetahui efisiensinsi alat pengering tipe rak berputar. Parameter pengukuran adalah suhu, kelembaban udara, kadar air, lama pengeringan, laju pengeringan, dan efisiensi pengeringan. Tahap pengujian yang dilakukan 5 kali berdasarkan jumlah bahan bakar 10 briket, 15 briket, 20 briket, 25 briket, dan 30 briket. Hasil penelitian menunjukkan waktu yang digunakan untuk mengeringkan jagung hingga mencapai kadar 12-14% pada setiap uji hampir sama yaitu pada uji 10, 20, 25, dan 30 briket membutuhkan waktu 5 jam dan pada uji 15 briket membutuhkan waktu lebih dari 5 jam, hal ini dikarenakan kadar air awal setiap pengujian berbeda. Kemudian laju pengeringan untuk setiap uji hampir memiliki nilai yang sama yaitu rentang 0,6-1%bb/jam. Namun, efisiensi pengeringan yang dihasilkan masih tergolong rendah yaitu berkisar antara 0,3-0,7%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The drying process is one of the important stages in post-harvest handling. This is because the drying process can extend the shelf life of food products so that they can be consumed for longer. Corn (Zea mays L.) is one of the world's important food crops and ranks third after wheat and rice. To extend the shelf life of corn, it needs to go through a drying process. There are still many farmers who use natural drying, but the problem is that natural drying has several disadvantages, therefore there is a need for other alternatives to the artificial drying process. One of the drying equipment that can be used is a rotating rack type drying machine with a drying heat source derived from coconut shell briquette biomass to reduce the use of fuel oil (BBM) as a combustion heat source. For this reason, research was carried out on the characteristics of corn seeds using a rotating rack drying machine with a heat source originating from biomass. This research aims to determine the drying characteristics of corn kernels and determine the efficiency of a rotating rack type dryer. The measurement parameters are temperature, air humidity, water content, drying time, drying rate, and drying efficiency. The testing stage was carried out 5 times based on the amount of fuel: 10 briquettes, 15 briquettes, 20 briquettes, 25 briquettes and 30 briquettes. The results of the research show that the time used to dry corn until it reaches 12-14% content in each test is almost the same, namely in the test of 10, 20, 25 and 30 briquettes it takes 5 hours and in the test of 15 briquettes took more than 5 hours. because the initial water content of each test is different. Then the drying rate for each test almost has the same value, namely the range of 0.6-1%bb/hour. However, the resulting drying efficiency is still relatively low, ranging between 0.3-0.7%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save