Home
Login.
Artikelilmiahs
42508
Update
ANGGITA WULANDARI
NIM
Judul Artikel
Analisis Faktor Kebijakan Luar Negeri Rusia dalam Implementasi Doktrin Militer : Studi Kasus Konflik Rusia-Ukraina Tahun 2014-2023
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pluralitas kebijakan luar negeri antar aktor negara melahirkan dinamika Hubungan Internasional. Sebagaimana yang terinterpretasi dalam konflik Rusia dan Ukraina satu dekade terakhir ini, kebijakan luar negeri sangat menentukan prospek konflik di antara kedua negara tersebut. Aneksasi Krimea 2014 dan Operasi Militer Putin 2021 merupakan puncak dari operasionalisasi kebijakan militer Rusia yang diatur dalam Doktrin Militer Rusia. Konflik Rusia-Ukraina sudah lama menjadi sorotan para praktisi Hubungan Internasional karena selain kompleks dalam implikasinya, konflik tersebut juga kompleks mengenai sebab pemicunya. Hal ini kemudian melatarbelakangi penulis untuk meneliti faktor yang melatarbelakangi Rusia dalam mengimplementasikan doktrin militer Rusia sebagai kebijakan luar negeri Rusia dengan Studi Kasus Konflik Rusia-Ukraina Tahun 2014-2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab yang mendasari Rusia dalam mengimplementasikan kebijakan-kebijakan yang tertuang dalam Doktrin Militer Rusia dalam konstelasi konflik dengan Ukraina dari tahun 2014 hingga 2023. Penelitian ini menggunakan kerangka pemikiran Kebijakan Luar Negeri oleh James N. Rosenau. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua faktor yang mendasari Rusia dalam mengimplementasikan doktrin militernya dalam konstelasi konflik Ukraina yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal terdiri dari ideologi yang dianut pemimpin negara dan kepentingan nasional Rusia. Sedangkan faktor eksternalnya dipengaruhi oleh adanya kebijakan luar negeri yang diambil oleh aktor lain (Ukraina) dan pergerakan aliansi di kawasan dalam memperebutkan hegemoni geopolitik Eurasia.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Foreign policy differentiation between state actors caused the dynamics of International Relations. As interpreted in the conflict between Russia and Ukraine in the last decade, foreign policy greatly determines the prospects for conflict between the two countries. The 2014 annexation of Crimea and the 2021 Putin’s Military Operation are the culmination of the operationalization of Russian military policies stipulated in the Russian Military Doctrine. The Russia-Ukraine conflict has long been in the spotlight of international relations practitioners because apart from being complex in its implications, the conflict is also complex in terms of its triggering causes. This serves as the context for the author's investigation to examine the Russian Factor in the Implementation of Russian Military Doctrine with a Case Study of the Russia-Ukraine Conflict in 2014-2023. This study aims to determine the causative factors that underlie Russia in implementing the policies contained in the Russian Military Doctrine in the constellation of conflicts with Ukraine from 2014 to 2023. This study uses the framework of Foreign Policy by James N. Rosenau. The method used in this research is descriptive qualitative. The methods used to collect the data is literature reviews. The results of the study show that there are two factors that underlie Russia in implementing its military doctrine in the Ukrainian conflict constellation, namely internal factors and external factors. Internal factors consist of the ideology or approach used by state leaders and Russia's national interests. While external factors are influenced by foreign policies taken by other actors (Ukraine) and the movement of alliances in the region in fighting over Eurasian geopolitical hegemony.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save