Home
Login.
Artikelilmiahs
42506
Update
MUKHLIS FAUZI UTOMO
NIM
Judul Artikel
PENGARUH DISTRIBUSI SPASIAL DEBIT IRIGASI TETES OTOMATIS TERHADAP PERTUMBUHAN SERAI WANGI PADA LAHAN MARJINAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Serai wangi secara ekonomi memiliki peran untuk Indonesia menjadi salah satu sumber minyak atsiri yang diekspor. Serai wangi merupakan tanaman yang memiliki kelebihan untuk mampu bertahan hidup pada lahan marjinal. Secara ekonomi serai wangi memiliki peran untuk Indonesia menjadi salah satu sumber minyak atsiri yang diekspor. Lahan marjinal merupakan lahan terpinggirkan karena memiliki kualitas yang kurang optimal untuk kegiatan budidaya tanaman. Salah satu cara untuk mengoptimalisasikan kualitas dan produktivitas budidaya tanaman serai wangi pada lahan marjinal adalah dengan penggunaan sistem irigasi tetes terjadwal otomatis. Peneliti menganalisis pola distribusi - variabilitas spasial debit irigasi tetes otomatis dan pertumbuhan serai wangi pada lahan marjinal, serta mencari pengaruh debit terhadap pertumbuhannya Penelitian ini dilaksanakan di lahan laboratorium Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Kedungrandu, Patikraja, Banyumas pada bulan September 2022 – Februari 2023. Hasil penelitian menunjukan, secara spasial, pada fase awal dan tengah pertumbuhan pola distribusi air irigasi tetes 7 harian menyebabkan pertumbuhan serai wangi menjadi lebih optimal. Selanjutnya, pada fase akhir pertumbuhan pola distribusi 3 dan 5 harian menyebabkan pertumbuhan lebih optimal. Hal tersebut dikonfirmasi dengan nilai kebutuhan air tanaman serai wangi yang tinggi pada masa akhir pertumbuhan. Nilai produktivitas air pada penelitian menunjukan bahwa pemberian irigasi 7 harian merupakan pemberian air yang paling produktif pada tanaman serai wangi yang ditanam di lahan marjinal.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Citronella economically has a role for Indonesia to become one of the sources of essential oils exported. Citronella is a plant that has the advantage of being able to survive on marginal land. Economically, citronella has a role for Indonesia to become one of the sources of essential oils exported. Marginal land is marginalized land because it has less than optimal quality for crop cultivation activities. One way to optimize the quality and productivity of citronella cultivation on marginal land is with the use of an automatic scheduled drip irrigation system. Researchers analyzed distribution patterns – spatial variability of automatic drip irrigation discharge and citronella growth on marginal lands, and looking for the effect of discharge on plant growth This research was carried out in the Agronomy laboratory land, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Kedungrandu, Patikraja, Banyumas in September 2022 – April 2023. The results showed, spatially, at the early and middle phases of growth the distribution pattern of 7 daily drip irrigation water causes citronella growth to be more optimal. Furthermore, in the final phase of growth the 3- and 5-day distribution patterns lead to more optimal growth. This is confirmed by the high water demand of citronella plants in the late growth period. The value of water productivity in the study showed that the provision of 7 daily irrigation was the most productive water provision for citronella plants planted on marginal land.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save