Home
Login.
Artikelilmiahs
42495
Update
PORDEO HANDALI GIRSANG
NIM
Judul Artikel
PERANAN KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN NGAWI DALAM MENGENDALIKAN ALIH FUNGSI TANAH PERTANIAN KE TANAH NON PERTANIAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Konversi atau alih fungsi tanah ini merupakan masalah yang menjadi hal penting di Indonesia mengingat Indonesia yang merupakan negara agraris dimana pertanian merupakan salah satu keunggulan dari bangsa Indonesia. Tingginya alih fungsi tanah pertanian yang disebabkan banyak faktor seperti contohnya pembangunan yang harus mengorbankan tanah pertanian bisa menjadi ancaman bagi bidang pertanian. Penelitian ini akan membahas tentang bagaimana peranan Kantor Pertanahan Kabupaten Ngawi dalam mengendalikan alih fungsi tanah pertanian dan apa saja penyebab terjadinya alih fungsi di Kabupaten Ngawi dalam 5 tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris dan merupakan penelitian kualitatif. Jenis sumber data meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan menggunakan metode wawancara, observasi non partisipan, studi pustaka, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan kategorisasi data. Analisis data menggunakan metode analisis kualitatif dan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penyebab alih fungsi tanah pertanian dalam 5 tahun terakhir di sebabkan oleh banyaknya pembangunan rumah pribadi dan kepentingan berusaha dan peranan Kantor Pertanahan Kabupaten Ngawi dalam mengendalikan alih fungsi tanah pertanian adalah sebagai pemberi pertimbangan dan sebagai pemberi informasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The conversion or land use change is a significant issue in Indonesia, considering that Indonesia is an agrarian country where agriculture is one of the nation's strengths. The high conversion of agricultural land, caused by various factors such as development that sacrifices agricultural land, can pose a threat to the field of agriculture. This research will discuss the role of the Ngawi District Land Office in controlling the conversion of agricultural land and the causes of land conversion in the Ngawi District over the past 5 years. This study uses a juridical-empirical approach and is a qualitative research. The sources of data include primary data and secondary data obtained through methods such as interviews, non participant observation, literature review, and documentation. The collected data is then processed using data reduction techniques, data presentation, and data categorization. Data analysis is done using qualitative analysis and content analysis methods. The research results indicate that the conversion of agricultural land in the last 5 years is caused by the increasing number of private home constructions and business interests. The role of the Ngawi District Land Office in controlling the conversion of agricultural land is to provide considerations and information.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save