Home
Login.
Artikelilmiahs
42434
Update
AIDA MAQBULLAH
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Ketimpangan Gender Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini disusun dengan latar belakang adanya permasalahan mengenai ketimpangan gender dalam berbagai bidang seperti pendidikan, ketenagakerjaan, dan aktivitas ekonomi. Adanya ketimpangan gender di Indonesia menandakan adanya akumulasi modal manusia yang tidak sesuai sehingga dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh ketimpangan gender terhadap pertumbuhan ekonomi, baik secara parsial maupun bersama-sama. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Objek penelitian ini yaitu 34 provinsi di Indonesia dengan tahun penelitian yaitu tahun 2017-2022. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Variabel rasio rata-rata lama sekolah (RLS), rasio tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK), rasio pengeluaran per kapita, rasio upah perempuan terhadap laki-laki secara bersama-sama berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia; 2) secara parsial variabel rasio rata-rata lama sekolah (RLS) perempuan terhadap laki-laki berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, variabel rasio tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan terhadap laki-laki berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, variabel rasio pengeluaran per kapita perempuan terhadap laki-laki berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, variabel rasio upah perempuan terhadap laki-laki berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Implikasi penelitian ini adalah pemerintah provinsi diharapkan dapat meningkatkan upaya untuk mengurangi ketimpangan gender agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is conducted against the backdrop of the issue of gender inequality in various fields such as education, employment, and economic activities. The existence of gender inequality in Indonesia signifies the accumulation of human capital that is not aligned, which can affect economic growth. The purpose of this research is to analyze the influence of gender inequality on economic growth, both partially and collectively. This study is a quantitative research using secondary data obtained from the Central Statistics Agency. The research object is the 34 provinces in Indonesia with the study period from 2017 to 2022. The analysis used is panel data regression analysis with the Fixed Effect Model approach. The results of this research indicate that: 1) Variables such as years of schooling ratio (RLS), the ratio of labor force participation rate (TPAK), the ratio of per capita expenditure, and the ratio of female-to-male wages together affect Indonesia's economic growth; 2) Partially, the variable of years of schooling ratio (RLS) of females to males has a positive and not significant effect on Indonesia's economic growth, the variable of labor force participation rate (TPAK) of females to males has a negative and significant effect on Indonesia's economic growth, the variable of per capita expenditure ratio of females to males has a positive and not significant effect on Indonesia's economic growth, the variable of female-to-male wage ratio has a negative and significant effect on Indonesia's economic growth. The implication of this research is that provincial governments are expected to enhance efforts to reduce gender inequality to promote economic growth.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save