Home
Login.
Artikelilmiahs
4243
Update
ZAENUDIN YUASANTO
NIM
Judul Artikel
PEMETAAN AREAL PENANGKAPAN POTENSI UDANG PUTIH (Penaeus merguiensis) Di PERAIRAN CIREBON JAWA BARAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Udang Putih (Penaeus merguiensis) merupakan sumberdaya hayati laut yang sangat komersial dan memiliki nilai ekonomis tinggi di pasaran. Kabupaten Cirebon adalah salah satu wilayah perairan di Indonesia yang potensial sebagai daerah sebaran Udang Putih. Sebaran Udang Putih di perairan dapat diketahui melalui Sistem Informasi Geografis dalam bentuk peta tematik. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan areal penangkapan dan mengetahui potensi Udang Putih nelayan Desa Gebang Balong, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah metode survey melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini dapat diketahui areal penangkapan Udang Putih nelayan Desa Gebang Balong berada pada posisi 06°44′06,0″-06°43′47,6″ S dan 108°49′53,8″-108°50′52,9″ T. Kedalaman areal penangkapan berkisar antara 2,5–5 m, dengan jumlah total hasil tangkapan sebesar 18 Kg. Nelayan Desa Gebang Balong dalam satu kali penangkapan melalukan upaya penarikan jaring arad 10 kali rata-rata, dengan lama waktu pengoperasian jaring arad pada setiap setting hauling bervariasi yaitu antara 9-39 menit. Jumlah potensi udang dalam 1000 m3 air laut yang tersapu oleh alat tangkap berkisar antara 5-36 ekor. Faktor fisika dan kimia air laut menunjukan nilai optimum bagi kehidupan udang, yaitu temperatur berkisar antara 26-29°C, salinitas antara 31-32‰, dan pH sebesar 8.
Abtrak (Bhs. Inggris)
White shrimp (Penaeus merguiensis) is a commercial marine resource which has a high economic value. Cirebon regency presents the potential distribution of white shrimp, which actually could be known by Geographic Information Systems with thematic maps. This study aims to map the fihsing areas and to determine White Shrimp potency at Gebang Balong village, Cirebon regency, West Java. A survey method was used through the observation, interviews and literature. The results showed that catching white shrimp in the fishing areas of Gebang Balong village of 06°44′06.0″-06°43′47.6″ S and 108°49′53.8″-108°50′52.9″ E. The depth of area ranged between 2.5-5 m, with the total catch of 18 kg. The Fishermen in Balong Gebang village operated Arad net 10 times for one setting-hauling, and an operating time was ranged between 9-39 minutes. In 1000 m3 of seawater could sweep between 5-36 individual shrimps. The seawater physical and chemical factors indicated optimum values for shrimp life, i.e temperature ranged 26-29°C, salinity 31-32 ‰, and ph 8.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save