Home
Login.
Artikelilmiahs
42376
Update
ARUM PIDIE RIDHASMARA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH IMBANGAN HIJAUAN DAN KONSENTRAT BERBEDA PADA COMPLETE FEED TERHADAP KECERNAAN LEMAK KASAR DAN BAHAN EKSTRAK TANPA NITROGEN SECARA IN VITRO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ARUM PIDIE RIDHASMARA. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh imbangan hijauan dan konsentrat yang berbeda terhadap kecernaan lemak kasar dan BETN secara in vitro. Penelitian secara ekperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan terdiri dari P1: hijauan 30% + konsentrat 70% + 0,01 kromium organik; P2: hijauan 50% + konsentrat 50% + 0,01 kromium organik; P3: hijauan 70% + konsentrat 30% + 0,01 kromium organik. Data hasil penelitian dianalisis lebih lanjut menggunakan uji BNJ. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecernaan lemak kasar pada P1 (30% hijauan dan 70% konsentrat) dengan P2 (50% hijauan dan 50% konsentrat) tidak berbeda nyata dibandingkan dengan P3 (70% hijauan dan 30% konsentrat) namun P1 dengan P3 menunjukkan perbedaan nyata (P<0,05). Hasil analisis menunjukkan bahwa kecernaan BETN pada P1 (30% hijauan dan 70% konsentrat) dengan P2 (50% hijauan dan 50% konsentrat) menunjukkan perbedaan tidak nyata. P2 dengan P3 (70% hijauan dan 30% konsentrat) menunjukkan perbedaan nyata (P<0,01), sedangkan P1 dengan P3 menunjukkan perbedaan sangat nyata (P<0,01). Kesimpulannya hasil uji kecernaan lemak kasar dan kecernaan Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen pellet pakan komplit dengan imbangan hijauan dan konsentrat yang berbeda diperkaya kromium organik terbukti setiap penurunan kadar hijauan maka nilai kecernaan lemak kasar akan meningkat dan nilai kecernaan Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen semakin kecil.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ARUM PIDIE RIDHASMARA. The aim of the study was to examine the effect of different forage and concentrate balances on crude fat digestibility and BETN in vitro. Experimental research using a completely randomized design (CRD) with 3 treatments and 6 replicates. The treatments consisted of P1: 30% forage + 70% concentrate + 0.01 organic chromium; P2: 50% forage + 50% concentrate + 0.01 organic chromium; P3: 70% forage + 30% concentrate + 0.01 organic chromium. The results of the analysis showed that the digestibility of crude fat in P1 (30% forage and 70% concentrate) with P2 (50% forage and 50% concentrate) was not significantly different compared to P3 (70% forage and 30% concentrate) but P1 with P3 showed a significant difference (P <0.05). The analysis showed that BETN digestibility in P1 (30% forage and 70% concentrate) with P2 (50% forage and 50% concentrate) showed no significant difference. P2 with P3 (70% forage and 30% concentrate) showed a significant difference (P<0.01), while P1 with P3 showed a very significant difference (P<0.01). In conclusion, the test results proved that every decrease, the digestibility value of crude fat will increase and the BETN digestibility value of material will be smaller.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save