Home
Login.
Artikelilmiahs
42330
Update
ALFAN DHARMA WIDYANTARA
NIM
Judul Artikel
Identifikasi Sampah Laut Makro dan Meso Berdasarkan Analisis Indeks Kebersihan Pantai (Clean Coast Index) di Pantai Wisata Blitar Selatan
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pantai Pangi, Pantai Tambak Rejo, dan Pantai Serang merupakan tiga dari destinasi wisata pantai di Blitar. Adanya aktivitas pariwisata di pantai tersebut menimbulkan berbagai macam permasalahan, salah satunya yaitu adanya timbunan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik sampah laut di pantai-pantai tersebut, serta melakukan penilaian kebersihan pantai berdasarkan analisis indeks kebersihan pantai (CCI). Metode yang digunakan adalah random sampling dengan transek garis sepanjang 100 m. Hasil yang didapatkan berupa kepadatan sampah laut di Pantai Pangi sebesar 1,224 keping/m2 untuk sampah makro dan 4,560 keping/m2 untuk meso; kepadatan di Pantai Tambak Rejo sebesar 1,349 keping/m2 untuk sampah makro dan 4,413 keping/m2 untuk sampah meso; dan kepadatan di Pantai Serang sebesar 1,635 keping/m2 untuk sampah makro dan 5,373 keping/m2 untuk meso. Berat sampah di Pantai Pangi sebesar 5,97 g/m2 untuk makro dan 3,05 g/m2 untuk meso; di Pantai Tambak Rejo sebesar 7,11 g/m2 untuk makro dan 2,64 g/m2 untuk meso; dan di Pantai Serang sebesar 5,59 g/m2 untuk makro dan 3,15 g/m2 untuk meso. Sampah laut berupa plastik memiliki komposisi tertinggi sebesar 81%, dengan Polypropylene (PP) menjadi yang paling dominan mencapai 36%. Hasil penilaian kebersihan pantai didapati 11,87 sampah/m2 untuk Pantai Pangi, 12,40 sampah/m2 untuk Pantai Tambak Rejo, dan 15,05 sampah/m2. Berdasarkan hasil tersebut, didapatkan bahwa ketiga pantai berkategori kotor.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Pangi Beach, Tambak Rejo Beach, and Serang Beach were three of the beach tourism destinations in Blitar. The tourism activities at these beaches had led to various issues, one of which was the accumulation of trash. This research aimed to identify the characteristics of marine debris on these beaches and assess beach cleanliness based on the Clean Coast Index (CCI) analysis. The method used was random sampling with a 100 meter transect line. The results obtained indicate the density of marine debris at Pangi Beach, which was 1,224 pieces/m2 for macro debris and 4,560 pieces/m2 for meso debris; the density at Tambak Rejo Beach was 1,349 pieces/m2 for macro debris and 4,413 pieces/m2 for meso debris; and the density at Serang Beach was 1,635 pieces/m2 for macro debris and 5,373 pieces/m2 for meso debris. The weight of the debris at Pantai Pangi was 5,97 g/m2 for macro debris and 3,05 g/m2 for meso debris; at Pantai Tambak Rejo was 7,11 g/m2 for macro debris and 2,64 g/m2 for meso debris; and at Pantai Serang was 5,59 g/m2 for macro debris and 3,15 g/m2 for meso debris. Plastic marine debris had the highest composition at 81%, with Polypropylene (PP) being the most dominant at 36%. The assessment of beach cleanliness resulted in 11,87 trash/m2 for Pangi Beach, 12,40 trash/m2 for Tambak Rejo Beach, and 15,05 trash/m2 for Serang Beach. Based on these results, all three beaches were categorized as dirty.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save