Home
Login.
Artikelilmiahs
4231
Update
KINDY WAHYU PUTRA CHELLY
NIM
Judul Artikel
ANALISIS POTENSI KARBON VEGETASI MANGROVE BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ekosistem mangrove adalah ekosistem yang berada di pesisir, bersifat unik dan khas. Kemampuan hutan mangrove dalam menyerap karbon seperti halnya formasi hutan lain memiliki peranan yang besar. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui kadar karbon pada mangrove di Kawasan Segara Anakan, Cicacap, Jawa Tengah. Skripsi ini dilakukan pada bulan Mei 2012 dan selesai pada Februari 2013. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan metode sampling, metode ini dilakukan dengan mengukur diameter pohon dan menggunakan persamaan alometrik untuk mengekstrapolasi biomassa serta memasukan data Kerapatan, Frekuensi, Dominansi dan Indeks Nilai Penting untuk mengetahui pola penyebaran. Data diproses pemetaan menggunakan software ArcView dan Surfer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di kawasan Segara Anakan didapat total nilai potensi karbon yaitu 27704,93 kg/ha pada Pelawangan Barat dan 58781,42 kg/ha pada Pelawangan Timur. Pada proses pemetaan didapat gambaran sebaran potensi karbon yang dimana pada bagian Pelawangan Timur didapat 30-38% rata-rata karbon, dan Pelawangan Barat didapat 10-30% rata-rata karbon.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Mangrove ecosystem is a unique and specific ecosystem exists in coastal areas. Mangrove forest plays an important role in absorbing carbon. This study aims to discover mangrove carbon level on Segara Anakan of Cilacap, Centre Java. This study was run from Mei 2012 to February 2013. A sampling method was used to measure the tree diameter and use allometric equation to explore the biomass also to input the density, frequency, and dominance and importance value index data to discover the spreading pattern. Data were processed to establish a map using ArcView and Surfer softwares. The result showed that, on Segara Anakan a, total potential value of carbon was 27704.93 kg/ha at West Pelawangan and 58781.42 kg/ha at Pelawangan Timur. From mapping process, it was obtained that the potential carbon distribution at Pelawangan Timur ranged from 30-38% carbon, and at Pelawangan Barat were 10-30% carbon.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save