Home
Login.
Artikelilmiahs
42266
Update
SAFA AISYAH
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PENYUNTIKAN HORMON PG-600 TERHADAP PERSENTASE DAN INTENSITAS BERAHI DOMBA SAKUB
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian yang berjudul “Pengaruh Penyuntikan Hormon PG-600 terhadap Persentase Berahi dan Intensitas Berahi Domba Sakub” telah dilaksanakan pada 06 Oktober 2022 sampai dengan 14 Desember 2022 bertempat di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hormon PG-600 terhadap persentase dan intensitas berahi terhadap domba Sakub. Materi Penelitian menggunakan domba Sakub sebanyak 2 ekor pejantan dan 21 ekor betina dengan paritas 2 dan 3, bobot 35-50 kg, dan berumur 2-3 tahun. Alat yang digunakan yaitu spuit injection, logbook, dan ice box. Bahan yang digunakan yaitu PGF2α dan PG-600. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental dengan perlakuan P1 = kontrol yaitu double injeksi hormon PGF2α masing-masing sebanyak 1,5 ml dengan selang waktu 11 hari. P2 = double injeksi hormon PGF2α masing-masing sebanyak 1,5 ml dengan selang waktu 11 hari + hormon PG-600 sebanyak 2,5 ml pada hari ke 9 setelah penyuntikan PGF2α yang pertama. Data dianalisis menggunakan uji chi square untuk persentase berahi dan uji t student unequal untuk intensitas berahi. Hasil analisis untuk persentase berahi menunjukan bahwa semua domba di setiap perlakuan mengalami berahi sebesar 100% (P>0,05) sedangkan hasil rataan intensitas berahi tertinggi yaitu sebesar 1,95 ± 0,19 (P<0,05) pada kelompok P2. Disimpulkan bahwa pemberian PG-600 untuk persentase domba Sakub dan PGF2α (kontrol) relatif sama, sedangkan intensitas berahi pada domba Sakub yang diberikan perlakuan kombinasi antara PGF2α dan PG-600 sangat nyata lebih tinggi dibandingkan dengan yang hanya diberi perlakuan PGF2α (kontrol), gejala berahi berupa tingkah laku betina merupakan indikator tanda berahi yang memiliki nilai tertinggi untuk kedua perlakuan yaitu 4 ± 0,00.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research entitled "The Effect of Injecting the PG-600 Hormone on the Percentage of Oestrus and Oestrus Intensity of Sakub Sheep" was carried out from 06 October 2022 to 14 December 2022 at Pandansari Village, Paguyangan District, Brebes Regency, Central Java. The aim of this research was to determine the effect of the PG-600 hormone on the percentage and intensity of estrus in Sakub sheep. Research materials used 2 male Sakub sheep and 21 females with parity 2 and 3, weighing 35-50 kg, and 2-3 years old. The tools used are injection syringes, logbooks, and ice boxes. The ingredients used are PGF2α and PG-600. The research method used was experimental with treatment P1 = control, namely double injection of the PGF2α hormone, 1.5 ml each with an interval of 11 days. P2 = double injection of 1.5 ml of PGF2α hormone each with an interval of 11 days + 2.5 ml of PG-600 hormone on day 9 after the first PGF2α injection. Data were analyzed using the chi square test to present heat and the unequal student t test for heat intensity. The results of the analysis for the percentage of heat showed that all sheep in each treatment experienced 100% heat (P>0.05) while the average result of the highest heat intensity was 1.95 ± 0.19 (P<0.05) in the group P2. It was concluded that the administration of PG-600 to presenting Sakub and PGF2α (control) ewes was relatively the same, while the intensity of estrus in Sakub ewes given the combination treatment of PGF2α and PG-600 was significantly higher than those only treated with PGF2α (control), symptoms Oestrus in the form of female behavior is an indicator of oestrus which has the highest value for both treatments of 4 ± 0.00.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save