Home
Login.
Artikelilmiahs
42164
Update
APRIZA GALUH RAHARDIANI
NIM
Judul Artikel
THE GROWTH AND VITAMIN C CONTENT OF LETTUCE (Lactuca sativa L.) GROWN ON HYDROPONIC TOFU WASTE MEDIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Selada (Lactuca sativa L.) merupakan tanaman yang termasuk dalam kelompok hortikultura yang dapat dibudidayakan dengan metode hidroponik. Tanaman ini mengandung nutrisi dan vitamin seperti vitamin C. Pertumbuhan dan produksi vitamin C pada selada dapat dipengaruhi oleh nutrisi pada media tanamnya. Unsur hara pada limbah tahu dapat mendukung pertumbuhan selada karena adanya kandungan bahan organik pada limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah tahu terhadap pertumbuhan dan kandungan vitamin C pada tanaman selada yang ditanam secara hidroponik serta mengetahui konsentrasi limbah tahu yang dapat ditoleransi oleh tanaman selada secara hidroponik. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah konsentrasi limbah cair tahu, yaitu 0%, 5%, 10%, dan 15% dengan masing-masing perlakuan terdiri dari 4 kelompok. Variabel terikat pada penelitian ini adalah pertumbuhan dan kandungan vitamin C selada. Hasil yang diperoleh diuji dengan menggunakan uji DMRT pada taraf error 5%. Tanaman selada mampu mentoleransi limbah tahu hingga konsentrasi 15%. Toleransi terbaik oleh tanaman selada terdapat pada perlakuan 5% yang memiliki berat basah 34,04 g dan tinggi tanaman 42,75 cm. Jumlah daun terbanyak terdapat pada konsentrasi 10% yaitu 11 helai. Sedangkan untuk kandungan vitamin C pada selada terdapat pada perlakuan 0% yaitu sebesar 0,425 mg/g.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Lettuce (Lactuca sativa L.) is a plant included in the horticultural group that can be cultivated using the hydroponic method. This plant contains nutrients and vitamins such as vitamin C. The growth and production of vitamin C in lettuce can be influenced by nutrients in the growing media. Nutrients in tofu waste can support the growth of lettuce because of the organic matter content in the waste. This study aims to determine the effect of tofu waste on the growth and vitamin C content of lettuce plants grown hydroponically and to determine the concentration of tofu waste that can be tolerated by lettuce plants hydroponically. This research was conducted experimentally using the Randomized Block Design (RBD) method. The independent variable in this study was the concentration of tofu liquid waste, namely 0%, 5%, 10%, and 15% with each treatment consisting of 4 groups. The dependent variable in this study was the growth and vitamin C content of lettuce. The results obtained were tested using DMRT test at 5% error level. Lettuce plants are able to tolerate tofu waste up to 15% concentration. The best tolerance by lettuce plants is found in the 5% treatment which has a fresh weight of 34.04 g and a plant height of 42.75 cm. The highest number of leaves is found in the 10% concentration, which is 11 strands. As for the vitamin C content in lettuce, it was found in the 0% treatment which amounted to 0.425 mg/g.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save