Home
Login.
Artikelilmiahs
42154
Update
ADISTIRA ANJANI PUTRI
NIM
Judul Artikel
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KUBIS BUNGA (Brassica oleracea var. botrytis L.) INTRODUKSI PADA MUSIM HUJAN DI DATARAN TINGGI KABUPATEN PEMALANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kubis bunga termasuk tanaman yang sangat peka terhadap temperatur terlalu rendah ataupun terlalu tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pertumbuhan dan hasil dari setiap varietas/galur dari tanaman kubis bunga introduksi yang di tanam pada dataran tinggi di Kabupaten Pemalang serta mengetahui pertumbuhan dan hasil beberapa varietas/galur tanaman kubis bunga introduksi yang lebih unggul. Penelitian dilaksanakan di lahan terbuka Desa Gombong, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang mulai Februari sampai dengan Juli 2023 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial. Perlakuan terdiri dari dua galur kubis bunga introduksi yaitu RS5340 dan Girija dan dua varietas kubis bunga pembanding yaitu Aquina dan Snow Waltz yang diulang 3 kali. Data dianalisis menggunakan analis ragam (ANOVA) pada taraf kesalahan 5%. Apabila hasil analisis menunjukkan pengaruh signifikan, dilakukan uji lanjut DMRT (Duncan's Multiple Range Test). Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, lebar daun, panjang daun, luas daun, umur muncul bunga, diameter bunga, panjang bunga, lingkar bunga, umur panen, berat kotor tanaman, berat bersih tanaman, bentuk bunga, warna bunga, dan bentuk daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Seluruh galur/varietas tanaman kubis bunga yang ditanaman di lokasi penelitian tumbuh dengan baik. Galur introduksi RS5340 memiliki tingkat adaptasi cukup baik di dataran tinggi pada musim hujan dan Galur introduksi RS5340 memiliki keunggulan dibandingkan dengan varietas pembanding (Snow Waltz) dalam hal panjang daun lingkar bunga, berat kotor dan berat bersih bunga.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Cauliflower is a plant that is very sensitive to temperatures that are too low or too high. This research aims to examine the growth and yield of each variety/strain of introduced cauliflower planted in the highlands in Pemalang Regency and to determine the growth and yield of several superior varieties/strains of introduced flowering cabbage. The research was carried out in open land in Gombong Village, Belik District, Pemalang Regency from February to July 2023 using a non-factorial Randomized Block Design (RBD). The treatment consisted of two introduced cauliflowerlines, namely RS5340 and Girija, and two comparison cauliflower varieties, namely Aquina and Snow Waltz, which were repeated 3 times. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) at an error level of 5%. If the analysis results show a significant effect, a further DMRT (Duncan's Multiple Range Test) test is carried out. Variables observed included plant height, number of leaves, stem diameter, leaf width, leaf length, leaf area, flower emergence age, flower diameter, flower length, flower circumference, harvest age, plant gross weight, plant net weight, flower shape, color. flowers, and leaf shape. The research results showed that all strains/varieties of cauliflower plants planted at the research location grew well. The introduced strain RS5340 has a fairly good level of adaptation in the highlands during the rainy season and the introduced strain RS5340 has advantages compared to the comparison variety (Snow Waltz) in terms of leaf length, flower circumference, gross weight and net flower weight.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save