Home
Login.
Artikelilmiahs
42110
Update
SATRIO TAMAM AFIF
NIM
Judul Artikel
Implementasi Kerjasama Amerika Serikat–Meksiko melalui Bicentennial Framework dalam Menghadapi Drugs Trafficking Organization di Perbatasan pada Tahun 2021-2023
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Permasalahan narkoba dan DTO yang beroperasi di wilayah perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko merupakan permasalahan pelik yang sudah terjadi sejak tahun 1970. Gerakan “War on Drugs” yang dibentuk oleh Presiden Nixon merupakan awal dari dibentuknya perlawanan terhadap aktivitas DTO yang ada dikedua negara. Gerakan perlawanan terhadap DTO dan narkoba yang ada di perbatasan kedua ini dilanjutkan dengan 3 kerjasama Bi-National Drug Threat Assessment pada tahun 1997, Merida Initiative pada tahun 2006 dan Bicentennial Framework yang dibentuk pada tahun 2021. Dilaksanakannya 3 periode kerjasama dalam melawan narkoba dan DTO, kedua negara memiliki kewajiban yang sama dalam menanggulangi dan menghilangkan pengaruh dari narkoba dan DTO di perbatasan. Meski telah berjalan selama 2 dekade, kerjasama yang ada masih memiliki tantangan untuk berjalan secara efektif dan efisien dalam melawan narkoba dan DTO di perbatasan kedua negara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam memahami bagaimana opitmalisasi startegi yang ada didalam kerjasama Bicentennial Framework selama tahun 2021-2023. Sedangkan teknik pengumpulan data dihimpun dari data sekunder yang diolah dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, laporan dan situs yang dianalisis secara kualitatif.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The problem of drugs and DTOs operating in the border areas of the United States and Mexico is a complicated problem that has occurred since 1970. The "War on Drugs" movement formed by President Nixon was the beginning of the formation of resistance to DTO activities in both countries. The resistance movement against DTOs and drugs at the second border was continued with 3 Bi-National Drug Threat Assessment collaborations in 1997, the Merida Initiative in 2006 and the Bicentennial Framework which was formed in 2021. Implementing 3 periods of cooperation in fighting drugs and DTOs, Both countries have the same obligations in tackling and eliminating the influence of drugs and DTO at the border. Even though it has been running for 2 decades, existing cooperation still has challenges in running effectively and efficiently in fighting drugs and DTO on the borders of the two countries. This research uses a descriptive method to understand how to optimize existing strategies in the Bicentennial Framework collaboration during 2021-2023. Meanwhile, data collection techniques are collected from secondary data processed from various sources such as books, journals, reports and sites which are analyzed qualitatively.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save