Home
Login.
Artikelilmiahs
42071
Update
AMANAH SASI YULIYANA
NIM
Judul Artikel
Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Risiko Produksi Usahatani Kentang di Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan tanaman pangan yang memiliki karakteristik berumur pendek, berbentuk perdu atau semak, dan termasuk dalam tanaman sayuran semusim yang tumbuh optimal pada ketinggian antara 1.000-1.300 mdpl dan suhu 18-21oC. Salah satu wilayah yang cocok digunakan sebagai tempat membudidayakan tanaman kentang adalah Kecamatan Karangreja. Usahatani kentang memiliki berbagai kendala dalam proses produksi yang disebabkan oleh beberapa faktor. Dari uraian di atas, peneliti ingin meneliti faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi, tingkat risiko produksi, dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap risiko produksi usahatani kentang di Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga sehingga petani dapat mengetahui kombinasi input yang tepat untuk dapat meminimalisir dampak risiko produksi kentang. Analisis yang digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dalam penelitian ini merupakan analisis fungsi Cobb-Douglas. Selain itu juga terdapat analisis tingkat risiko produksi dengan menggunakan koefisien variasi dan analisis Just and Pope untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi risiko produksi. Responden dalam penelitian ini adalah 90 responden yang dipilih secara acak dengan menggunakan teknik propotionate stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel luas lahan, pupuk kandang, pupuk sumber nitrogen, dan insektisida berpengaruh secara nyata terhadap produksi kentang sedangkan variabel tenaga kerja, pupuk sumber fosfor, pupuk sumber kalium, fungisida, bibit, dan varietas tidak berpengaruh nyata terhadap produksi kentang. Tingkat risiko produksi menghasilkan nilai koefisien variasi 0,40 artinya usahatani kentang memiliki tingkat risiko produksi rendah. Variabel independen yang memiliki pengaruh secara nyata terhadap risiko produksi kentang yaitu luas lahan sedangkan variabel tenaga kerja, pupuk kandang, pupuk sumber nitrogen, pupuk sumber fosfor, pupuk sumber kalium, fungisida, insektisida, bibit, dan varietas tidak berpengaruh secara nyata terhadap risiko produksi kentang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Potato (Solanum tuberosum L.) is a food crop that has a short-lived, shrub-shaped or shrub-shaped, and is included in vegetable annuals. This plant can grow in mountainous areas with altitudes ranging from 1,000-1,300 meters above sea level and the optimum temperature is 18-21oC. One area that is suitable for use as a place to cultivate potato plants is Karangreja District. Potato farming has various obstacles in the production process caused by several factors. From the description above, researchers want to examine the factors that affect production, the level of production risk, and to examine the factors that affect production risk of potato farming in Karangreja District, Purbalingga Regency so that farmers can find out the right combination of inputs to minimize the impact of potato production risk. The analysis used to determine the factors that affect production in this study is Cobb-Douglas production function. In addition, there is also an analysis of the level of production risk using the coefficient variation and Just and Pope analysis to determine the factors that affect production risk. The respondents in this study were 90 respondents who were randomly selected using a simple random sampling technique. The results showed that the variables of land area, manure, nitrogen source fertilizers, and insecticides had a real effect on potato production while variables of labor, phosphorus source fertilizers, potash source fertilizers, fungicides, seeds, and varieties did not have a real effect on potato production. The level of production risk produces a coefficient of variation value of 0,40, meaning that potato farming has a low level of production risk. The independent variables that have a real influence on potato production risk are land area while labor variables, manure, nitrogen source fertilizer, phosphorus source fertilizer, potassium source fertilizer, fungicida, insecticide, seed, and variety do not have a real effect on potato production risk.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save