Home
Login.
Artikelilmiahs
4201
Update
YULINDA PRIMILISA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH APLIKASI EKSTRAK AIR BAWANG PUTIH (Allium sativum LInn) KONSENTRASI 10% SECARA TOPIKAL TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS (Kajian Histologis pada Proses Penyembuhan Luka Gingiva Tikus Putih Sprague dawley)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Bawang putih merupakan bahan alami yang digunakan oleh masyarakat luas sebagai obat tradisional. Bawang putih mengandung allicin yang berkhasiat sebagai antiinflamasi. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan adanya senyawa allicin dalam ekstrak air bawang putih dan pengaruh aplikasi ekstrak air bawang putih konsentrasi 10% secara topikal terhadap jumlah fibroblas pada proses penyembuhan luka gingival tikus. Pada penelitian ini digunakan 36 ekor tikus putih jantan galur Sprague dawley, usia ± 3 bulan, berat badan 180-250 gram yang dibagi secara acak menjadi 3 kelompok, yaitu: kelompok perlakuan yang diberi ekstrak air bawang putih, kelompok kontrol positif yang diberi sediaan obat di pasaran yang mengandung zat aktif aloe vera, maltodextrin, propylene glycol, PVP, kalium sorbate, natrium benzoate, hydroxyethylcellulose, PEG 40, hydrogenated glycyrrhetic acid dan kelompok kontrol negatif yang diberi aquades. Masing-masing terdiri atas 4 ekor tikus berdasarkan periode dekapitasi yaitu hari ke-3, 5 dan 7. Pada semua kelompok tikus dibuat perlukaan pada gingiva labial rahang bawah, di antara gigi insisif kanan dan kiri dengan menggunakan punch biopsy berdiameter 2 mm. Pada daerah luka, setiap kelompok diaplikasikan agen terapeutik. Pada hari ke-3, ke-5, dan ke-7 dilakukan dekapitasi sesuai dengan kelompoknya. Jaringan luka dibuat preparat histologis kemudian dilakukan pengamatan gambaran histologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak air bawang putih mempunyai efek penyembuhan luka dilihat dari adanya fibroblas pada hari ke-3, meningkat pada hari ke-5 dan menurun pada hari ke-7. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terbukti adanya allicin di dalam ekstrak air bawang putih dan aplikasi topikal ekstrak air bawang putih konsentrasi 10% berpengaruh terhadap jumlah fibroblas pada proses penyembuhan luka gingiva tikus putih galur Sprague dawley.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Garlic is a natural herb which can be used by people as a traditional medicine. Garlic contains allicin which may has an act as anti-inflammatory effect. The aim of this study was to investigate the existence of the compound allicin in water garlic extract and the topical application effect of 10% water garlic extract on the gingival wound healing process on white Sprague dawley rat by mean of the number of fibroblast. This study used 36 male Sprague dawley rats, ± 3 months age, body weight 180-250 gram were divided randomly into 3 groups: the treatment group was given water garlic extract, positive control group which was given the drug dosage on the market contains the active ingredient aloe vera, maltodextrin, propylene glycol, PVP, potassium sorbate, sodium benzoate, hydroxyethylcellulose, PEG 40, hydrogenated glycyrrhetic acid and the negative control group was given distilled water. Each groups consisting of 4 rats by decapitation period of day 3rd, 5th, and 7th. All rats were wounded on the mandibular labial gingiva, between right and left incisor teeth using punch biopsy (Ø 2 mm). In the area, each groups was applied the therapeutic agents. The rat were decapitated in the day 3rd, 5th and 7th after. Histological preparations were made of scar tissue then performed histological observations. The results showed that water garlic extract had seen the wound healing effects of the fibroblasts on day 3, increased on day 5 and decreased on day 7. The conclusion of this study is the topical application of 10% water garlic extract could affect the gingival wound healing process of white Sprague dawley rat by mean of the number of fibroblast.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save