Home
Login.
Artikelilmiahs
41914
Update
FENI DWIJAYANTI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH BANTUAN MODAL, TEKNOLOGI, LEGALITAS DAN PELATIHAN USAHA TERHADAP PENDAPATAN UMKM ANGGOTA ASPIKMAS DESA SILADO KECAMATAN SUMBANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perkembangan zaman berupa digitalisasi usaha membuat Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM Kabupaten Banyumas membentuk sebuah lini usaha yaitu Asosiasi Pengusaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kabupaten Banyumas (Aspikmas). Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh bantuan modal, teknologi, legalitas, dan pelatihan usaha terhadap pendapatan bersih UMKM anggota Aspikmas di Desa Silado, Kecamatan Sumbang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemilik usaha anggota Aspikmas di Desa Silado yang berjumlah 64 pelaku usaha dan menggunakan metode sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan menggunakan metode wawancara menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, menunjukkan bahwa variabel bantuan modal dan legalitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan bersih UMKM, sementara variabel teknologi dan pelatihan usaha tidak berpengaruh terhadap pendapatan bersih UMKM di Desa Silado. Implikasi dari hasil kesimpulan yaitu bantuan modal menjadi salah satu faktor yang membantu pelaku UMKM untuk pengembangan dan keberlanjutan usaha saat pelaku UMKM menghadapi krisis usaha dalam dunia persaingan bisnis yang semakin masif. Teknologi perlu dimanfaatkan untuk pemasaran bisnis pelaku usaha karena proses digitalisasi akan terus ada baik dalam kegiatan sehari-hari manusia maupun dalam dunia bisnis. Berkaitan dengan legalitas, pelaku usaha disarankan untuk membuat jenis legalitas selain Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan menyesuaikan masing-masing jenis legalitas pendukung yang dibutuhkan oleh setiap pelaku UMKM. Pelatihan usahanya yang telah dilakukan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan utama pelaku UMKM sehingga pelatihan yang didapatkan dapat diterapkan untuk membantu pengembangan bisnisnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Modern developments in the form of business digitalization have resulted in the Banyumas Regency Manpower, Cooperatives and MSMEs Department forming a business line, namely the Banyumas Regency Micro, Small and Medium Entrepreneurs Association (Aspikmas). The aim of this research is to analyze the influence of capital assistance, technology, legality and business training on the net income of Aspikmas member MSMEs in Silado Village, Sumbang District. The population in this study were all business owners who were members of Aspikmas in Silado Village, totaling 64 business actors and used a saturated sampling method. Data collection uses the interview method using a questionnaire. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis. Based on the results of research and data analysis, it shows that the variables of capital assistance and legality have a positive and significant effect on the net income of MSMEs, while the variables of technology and business training have no effect on the net income of MSMEs in Silado Village. The implication of the conclusions is that capital assistance is one of the factors that helps MSME players to develop and sustain their business when MSME players face a business crisis in a world of increasingly massive business competition. Technology needs to be utilized for business marketing by business actors because the digitalization process will continue to exist both in people’s daily activities and in the business world. Regarding legality, business actors are advised to create types of legality other than the Business Identification Number (NIB) by adapting each type of supporting legality required by each MSME actor. The business training that has been carried out should be tailored to the main needs of MSME players so that the training obtained can be applied to help develop their business.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save