Home
Login.
Artikelilmiahs
41838
Update
ADIB NAUFAL AWALUDIN
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK, KECUKUPAN ZAT GIZI, DAN STATUS GIZI TERHADAP KEMAMPUAN MENGHAFAL AL-QUR’AN (Studi pada Pondok Pesantren Muhammadiyah Zam-Zam Cilongok)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Kemampuan menghafal tiap individu berbeda-beda sehingga dalam menghafalkan ayat-ayat dalam Qur’an membutuhkan waktu yang berbeda pula. Kemampuan menghafal merupakan salah satu bagian dari fungsi kognitif yang dipengaruhi oleh faktor individu. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik, kecukupan zat gizi, dan status gizi terhadap kemampuan menghafal Al-Quran. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 53 santri penghafal Al-Qur’an. Pemilihan sampel dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi maupun eksklusi. Variabel aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner Physical Acitivity Questionnaire for Older Children (PAQ-C), kecukupan zat gizi menggunakan kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), status gizi menggunakan Z-Score IMT/U, dan kemampuan menghafal Al-Qur’an menggunakan lembar evaluasi hafalan santri. Analisis data dilakukan menggunakan uji Rank Spearman. Hasil Penelitian : Tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik (p = 0,936), kecukupan energi (p = 0,768), kecukupan protein (p = 0,890), kecukupan lemak (p = 0,162), kecukupan karbohidrat (p = 0,881), kecukupan besi (p = 0,605), kecukupan seng (p = 0,626), dan status gizi (p = 0,680) terhadap kemampuan menghafal Al-Qur’an. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik, kecukupan zat gizi, dan status gizi terhadap kemampuan menghafal Al-Qur’an.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : The ability to memorize each individual is different so that memorizing verses in the Qur'an takes different amounts of time. Memorization ability is one part of cognitive function that is influenced by individual factors. This study aims to determine the relationship between physical activity, nutritional adequacy, and nutritional status on the ability to memorize Al-Qur’an. Methods : This study is an observational study with a cross sectional study. The number of samples in this study were 53 students who memorized Al-Qur'an. Sample selection using purposive sampling technique based on inclusion and exclusion criteria. Physical activity variables were measured using Physical Activity Questionnaire for Older Children (PAQ-C), nutritional adequacy using Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), nutritional status using BMI/A Z-Score, and ability to memorize Al-Qur'an using student memorization evaluation sheet. Data analysis was performed using the Spearman Rank test. Results : There is no relationship between physical activity (p = 0,936), energy adequacy (p = 0,768), protein adequacy (p = 0,890), fat adequacy (p = 0,162), carbohydrate adequacy (p = 0,881), iron adequacy (p = 0,605), zinc adequacy (p = 0,626), and nutritional status (p = 0,680) on the ability to memorize Al-Qur'an. Conclusion : There is no relationship between physical activity, nutritional adequacy, and nutritional status on the ability to memorize Al-Qur'an.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save