Home
Login.
Artikelilmiahs
41778
Update
DIAN UMMI LESTARI
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN ANTARA BODY IMAGE DAN KEBIASAAN MAKAN JAJANAN DENGAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI SMPN 6 CIBITUNG KABUPATEN BEKASI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Remaja merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami masalah gizi contohnya seperti masalah gizi lebih. Konsumsi makanan jajanan berlebih dapat menjadi salah satu faktor penyebab gizi lebih pada remaja. Terjadinya peningkatan asupan energi kan menyebabkan gizi lebih dan berpengaruh pada pandangan body image khususnya pada remaja putri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara body image dan kebiasaan makan jajanan dengan status gizi remaja putri. Desain penelitian menggunakan metode survei dalam pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di SMPN 6 Cibitung. Sampel penelitian adalah remaja berusia 13-15 tahun sebanyak 51 siswi, diambil menggunakan teknik non probability sampling. Data persepsi body image diperoleh melalui kuesioner Body Shape Questionnaire (BSQ-16A) dan diuji statistik menggunakan uji Fisher exact. Data kebiasaan makan jajanan diperoleh melalui kuesioner konsumsi makanan jajanan (FFQ) dan diuji statistik menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara body image dengan status gizi remaja putri (p=0,001). Terdapat hubungan antara konsumsi makanan jajanan dengan status gizi remaja putri (p=0,001). Terdapat hubungan antara body image dan konsumsi makanan jajanan dengan status gizi remaja putri.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Adolescents are one of the groups that are vulnerable to nutritional problems, such as overnutrition. Excessive consumption of snacks can be one of the factors causing overnutrition in adolescents. An increase in energy intake will lead to overnutrition and affect body image, especially in adolescent girls. The purpose of this study was to determine the relationship between body image and eating habits of snacks with the nutritional status of adolescent girls. The research design used a survey method in a quantitative approach with a cross sectional design. The research was conducted at SMPN 6 Cibitung. The research sample was adolescents aged 13-15 years as many as 51 female students, taken using non probability sampling technique. Body image perception data was obtained through the Body Shape Questionnaire (BSQ-16A) and statistically tested using the Fisher exact test. Data on snacks eating habits were obtained through snacks food consumption questionnaire (FFQ) and statistically tested using Chi-Square test. The results showed that there is a relationship between body image and nutritional status of adolescent girls (p=0.001). There is a relationship between snack food consumption and the nutritional status of adolescent girls (p=0.001). There is a relationship between body image and snack food consumption with the nutritional status of adolescent girls.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save