Home
Login.
Artikelilmiahs
41751
Update
RETNO NUR PENI
NIM
Judul Artikel
DAMPAK PENGGUNAAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN TERHADAP PRODUKSI JAGUNG DI KECAMATAN JERUKLEGI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pembangunan sektor pertanian utamanya bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Peningkatan produksi pangan dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya yaitu dengan menggunakan alat dan mesin pertanian yang dapat mendukung dalam budidaya pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alat dan mesin yang digunakan untuk budidaya jagung, kapasitas alat mesin pertanian untuk budidayaa jagung dan menganalisis perbedaan dampak penggunaan mekanisasi pertanian produksi jagung dengan tanpa menggunakan mekanisasi (konvensional) berdasarkan kapasitas alat dan mesin pertanian budidaya jagung di Desa Sawangan Kecamatan Jeruklegi. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, yaitu metode dengan teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan berdasarkan sampel yang memiliki informasi lebih luas. Variabel yang diaamati yaitu ketersediaan alat dan mesin pertanian budidaya jagung dan luas lahan untuk budidaya jagung. Data hasil penelitian diperoleh dari BPP Kecamatan Jeruklegi dan juga wawancara dengan petani di Desa Sawangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 4 jenis alat mesin pertanian yaitu seeder, hand sprayer, corn sheller dan vertivcal dryer. Kapasitas seeder yaitu mampu menanam benih jagung hingga luas 0,17 hektar dalam waktu satu hari. Hand sprayer elektrik mampu bekerja hingga 1 hektar dalam waktu satu hari. Corn sheller memiliki 2 tipe yaitu kecil dan besar dengan masing-masing mesin mampu memipil jagung 4,5 ton dan 7,5 ton dalam waktu sehari. Vertical dryer mampu mengeringkan jagung hingga 5,5 ton dalam satu hari. Penggunaan mekanisasi pertanian budidaya jagung berdampak pada waktu produksi jagung di Desa Sawangan Kecamatan Jeruklegi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Development of the agricultural sector primarily aims to increase food production to meet community needs. Increasing food production can be done in various ways, one of which is by using agricultural tools and machines that can support agricultural cultivation. This study aims to determine the tools and machines used for corn cultivation, the capacity of agricultural machine tools for corn cultivation and analyze the differences in the impact of using agricultural mechanization for corn production without using (conventional) mechanization based on the capacity of agricultural tools and machines for corn cultivation in Sawangan Village, Jeruklegi District. This study uses a purposive sampling method, namely a method with a sampling technique of data sources with consideration based on a sample that has more extensive information. The variables observed were the availability of agricultural tools and machines for corn cultivation and the area of land for corn cultivation. Research data were obtained from BPP Jeruklegi District and also interviews with farmers in Sawangan Village. The results of this study indicate that there are 4 types of agricultural machinery, namely seeders, hand sprayers, corn shellers and vertical dryers. Seeder capacity is able to plant corn seeds up to an area of 0.17 hectares in one day. Electric hand sprayer is able to work up to 1 hectare in one day. Corn sheller has 2 types, namely small and large with each machine capable of shelling 4.5 tons and 7.5 tons of corn in a day. Vertical dryers are capable of drying up to 5.5 tons of corn in one day. The use of agricultural mechanization of corn cultivation has an impact on the timing of corn production in Sawangan Village, Jeruklegi District.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save