Home
Login.
Artikelilmiahs
41750
Update
RESTYANA RAHMAWATI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KESIAPAN PETANI DALAM MENGADOPSI ALSINTAN BERBASIS TEKNOLOGI 4.0 (STUDI KASUS DESA SUMINGKIR KECAMATAN JERUKLEGI)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pangan merupakan persoalan krusial dalam menunjang kelangsungan hidup rakyat. Sektor pertanian sebagai pilar penyedia pangan seharusnya mampu mengimbangi kebutuhan pangan seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Maka dari itu, untuk memenuhi kebutuhan pangan diperlukan adanya integrasi dengan perkembangan teknologi untuk melipat gandakan hasil produksi. Implementasi pertanian modern berbasis revolusi industri 4.0 memerlukan kesiapan dari seluruh aspek, terutama petani sebagai pelaku. Maka dari itu, penelitian ini akan mengkaji variabel-variabel yang diperlukan sebagai suatu ukuran untuk mengetahui kesiapan petani dalam menghadapi kemajuan revolusi industri 4.0 di Desa Sumingkir Kecamatan Jeruklegi dengan menggunakan software RStudio dan memanfaatkan data dari instansi terkait serta hasil wawancara secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesiapan petani dalam mengadopsi alsintan berbasis teknologi 4.0, dan 2) Mengelompokkan tingkat kesiapan petani dalam mengadopsi alsintan berbasis teknologi 4.0. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling untuk pengambilan data sampel. Variabel yang diamati dan dianalisis yaitu data luas lahan, modal, pendapatan, pengalaman, dan intensitas penyuluhan. Pengambilan data hasil penelitian ini diperoleh dari instansi terkait, yaitu Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Jeruklegi dan obyek penelitian melalui wawancara secara langsung. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode regresi logistik multinomial dengan pendekatan terhadap readiness subindex. Penelitian memanfaatkan aplikasi SPSS sebagai alat untuk pengolahan data. Hasil penelitian dapat membuktikan bahwa pendapatan petani, luas lahan yang dimiliki petani, dan intensitas penyuluhan berpengaruh signifikan terhadap kesiapan petani untuk mengadopsi alat mesin pertanian berbasis teknologi 4.0. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa 14,6% petani siap mengadopsi alat mesin pertanian berbasis teknologi 4.0 atau sebanyak 12 orang dari 82 sampel petani, sedangkan 85,4% sisanya tidak siap mengadopsi alat mesin pertanian berbasis teknologi 4.0.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Food is a crucial issue in supporting people's survival. The agricultural sector as a food provider pillar should be able to balance food needs in line with population growth. Therefore, to meet food needs, integration with technological developments is needed to multiply production output. The implementation of modern agriculture based on the industrial revolution 4.0 requires readiness from all aspects, especially farmers as actors. Therefore, this study will examine the variables needed as a measure to determine the readiness of farmers in facing the progress of the industrial revolution 4.0 in Sumingkir Village, Jeruklegi District by using RStudio software and utilizing data from related agencies and the results of direct interviews. This study aims to 1) identify the factors that influence the readiness of farmers to adopt technology-based alsintan 4.0, and 2) classify the level of farmers' readiness to adopt technology-based alsintan 4.0. This study used a purposive sampling method for collecting sample data. The variables observed and analyzed were data on land area, capital, income, experience, and intensity of counseling. Data collection on the results of this study were obtained from related agencies, namely the Agricultural Extension Center in Jeruklegi District and the object of research was through direct interviews. The research data were analyzed using the multinomial logistic regression method with an approach to the readiness subindex. Research utilizes the SPSS application as a tool for data processing. The results of the study can prove that farmers' income, the area of land owned by farmers, and the intensity of counseling have a significant effect on the readiness of farmers to adopt technology-based agricultural machinery 4.0. Based on the results of the study, it was shown that 14.6% of farmers were ready to adopt technology-based agricultural machinery 4.0 or as many as 12 people out of 82 sample farmers, while the remaining 85.4% were not ready to adopt technology-based agricultural machinery 4.0.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save