Home
Login.
Artikelilmiahs
41696
Update
ALFIE HASAN ALJABAR
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Berbagai Biochar Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L. cv. Inpari 42 Agritan GSR) pada Tanah Tercemar Logam Berat
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Sebagian besar lahan pertanian di Indonesia, khususnya di wilayah Banyumas tergolong sebagai tanah yang tercemar logam berat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki tanah yang tercemar logam berat yaitu dengan cara pemberian biochar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biochar tongkol jagung, jerami, dan sekam terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman padi pada tanah tercemar logam berat yang berasal dari 3 daerah (Ajibarang, Pesawahan, dan Menganti). Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan petak terbagi (split plot design) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama merupakan tanah yang berasal dari 3 lokasi sebagai petak utamanya. Faktor kedua merupakan kombinasi berbagai biochar sebagai petak anakannya yang terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa aplikasi biochar (kontrol), biochar tongkol jagung 6 ton/ha, biochar tongkol jagung 3 ton/ha dan biochar jerami 3 ton/ha, biochar tongkol jagung 2 ton/ha, biochar jerami 2 ton/ha, dan biochar sekam 2 ton/ha. Berdasarkan kedua faktor tersebut, terdapat 12 (3×4) kombinasi perlakuan dengan 3 blok sehingga terdapat 36 unit pot percobaan. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah anakan, jumlah daun, biomassa tanaman (g), jumlah anakan produktif, panjang malai (cm), bobot gabah per rumpun (g), dan indeks panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar dengan dosis 6 ton/ha yang berasal dari tongkol jagung, jerami padi, dan sekam padi pada tanah tercemar logam berat yang berasal dari Ajibarang, Pesawahan, dan Menganti belum mampu memberikan pengaruh terhadap variabel pertumbuhan dan hasil tanaman padi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Most of the agricultural fields in Indonesia, especially in the Banyumas area are classified as heavy metal contaminated fields. One method that can be done to remediate soil contaminated with heavy metals is by applying biochar. This study aims to determine the effect of corn cob, straw, and husk biochar on the growth and crop yeild of paddy plants on soil contaminated with heavy metals originating from 3 regions (Ajibarang, Pesawahan, and Menganti). The research design used was a split plot design consisting of 2 factors. The first factor is land originating from 3 locations as the main plot. The second factor was a combination of various biochar as seedling plots consisting of 4 levels, namely without the application of biochar (control), corncob biochar 6 tons/ha, corncob biochar 3 tons/ha and straw biochar 3 tons/ha, corn cob biochar 2 tons /ha, straw biochar 2 tons/ha, and husk biochar 2 tons/ha. Based on these two factors, there were 12 (3×4) treatment combinations with 3 blocks so there were 36 experimental pot units. Variables observed included plant height (cm), number of tillers, number of leaves, plant biomass (g), number of productive tillers, panicle length (cm), grain weight per clump (g), and harvest index. The results showed that the addition of biochar at a dose of 6 tonnes/ha derived from corncobs, rice straw and rice husks on heavy metal contaminated soil originating from Ajibarang, Pesawahan, and Menganti had not been able to have an effect on growth and yields variables of paddy plant.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save