Home
Login.
Artikelilmiahs
41636
Update
UMMI ROFIQOH
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Aplikasi Asam Giberelin (GA3) terhadap Karakter Fisiologis dan Produksi Bawang Merah pada Musim Kemarau
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) memiliki nilai ekonomi yang tinggi namun produktivitasnya kurang stabil. Peningkatan produksi guna pemenuhan kebutuhan agar dapat menekan fluktuasi harga melalui teknik budidaya penting dilakukan, salah satunya dengan menggunakan zat pengatur tumbuh (ZPT) giberelin. Giberelin merupakan ZPT yang berperan dalam pemanjangan dan pembelahan sel serta aktifitas fisiologis tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi giberelin (GA3) dan mendapatkan konsentrasi yang paling efektif dalam karakter fisiologis dan peningkatan produksi bawang merah. Penelitian dilakukan di lahan sawah Desa Datar, Sumbang, Banyumas dan Laboratorium agronomi dan hortikultura faperta UNSOED pada bulan Juni hingga Oktober 2022. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAKL) non faktorial 5 ulangan dengan 5 perlakuan pada konsentrasi 1000, 750, 500, 250, dan 0 ppm diulang lima kali. Data yang diperoleh dianalisis ragam dan apabila menunjukkan perbedaan nyata maka di uji lanjut menggunakan DMRT (Duncans Multiple Range Test) pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi giberelin berpengaruh pada tinggi tanaman, jumlah daun, diameter umbi, bobot umbi segar per tanaman, bobot umbi askip per tanaman, hasil rumpun askip per tanaman, hasil per petak dan hasil per hektar. Konsentrasi terbaik aplikasi giberelin pada bawang merah yaitu 250 ppm dibuktikan dengan tinggi tanaman 34,2 cm dan jumlah daun 20,9 helai serta dengan hasil per hektar 10,48 ton/Ha.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Shallot (Allium ascalonicum L.) has a high economic value but its productivity is less stable. Increasing production to meet the needs in order to reduce price fluctuations through cultivation techniques is important, one of which is by using plant growth regulators (PGRs) gibberellin. Gibberellin is a ZPT that plays a role in cell elongation and division as well as plant physiological activities. This study aims to determine the effect of gibberellin (GA3) application and get the most effective concentration in physiological characters and increase shallot production. The research was conducted in paddy fields of Datar Village, Sumbang Subdistrict, Banyumas and agronomy and horticulture laboratory of Faculty of Agriculture UNSOED from June to October 2022. The research Randomized Block Design (RBD) non-factorial with 5 replications with 5 treatments at concentrations of 1000, 750, 500, 250, and 0 ppm repeated five times. The data obtained were analyzed for variance and if it showed significant differences, it was further tested using DMRT (Duncans Multiple Range Test) at the 5% error level. The results showed that gibberellin application affected plant height, number of leaves, tuber diameter, fresh tuber weight per plant, askip tuber weight per plant, askip clump yield per plant, yield per plot and yield per hectare. The best concentration of gibberellin application in shallots is 250 ppm as evidenced by the plant height of 34.2 cm and the number of leaves 20.9 strands and with a yield per hectare of 10.48 tons / ha.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save