Home
Login.
Artikelilmiahs
41460
Update
NOVA ANJANI AMARA PUTRI
NIM
Judul Artikel
STUDI KOMPARASI PRAKTIK PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA DAERAH PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : ASI Eksklusif adalah pemberian ASI tanpa ada tambahan makanan dan minuman lain kepada bayi sejak lahir sampai berumur 6 bulan, kecuali obat dan vitamin. Kabupaten Banyumas merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki cakupan pemberian ASI Eksklusif sebesar 65,2%, belum mencapai target nasional yaitu sebesar 80% cakupan pemberian ASI Eksklusif. Permasalahan dalam memberikan ASI eksklusif masih banyak ditemui baik di daerah perdesaan maupun perkotaan di Kabupaten Banyumas. Tujuan : Mengetaui perbedaan praktik pemberian ASI Eksklusif pada daerah perdesaan dan perkotaan di Kabupaten Banyumas Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan jenis komparatif dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu ibu yang mempunyai anak usia 6-12 bulan di Desa Klapagading Kulon dan Kelurahan Teluk . Sampel sebanyak 134 responden dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner dan dokumentasi. Analisis data yag dilakukan adalah univariat serta bivariat menggunakan uji Mann-whitney. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan variabel yang ada perbedaan pemberian ASI Eksklusif daerah perdesaan dan perkotaan di dengan praktik pemberian ASI Eksklusif yaitu sikap (p value: 0,020), dukungan keluarga (p value: 0,003). Sedangkan yang tidak ada perbedaan adalah pengetahuan (p value: 0,809) dan ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan (p value: 0,451). Kesimpulan : Terdapat perbedaan praktik pemberian ASI Eksklusif pada daerah perdesaan dan perkotaan di Kabupaten Banyumas yaitu sikap dan dukungan keluarga.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Exclusive breastfeeding is the provision of breast milk without any additional food and drink to infants from birth until 6 months of age, except for medicine and vitamins. Banyumas Regency is one of the regencies in Central Java Province that has an exclusive breastfeeding coverage of 65.2%, which has not reached the national target of 80% exclusive breastfeeding coverage. There are still many problems in providing exclusive breastfeeding in both rural and urban areas in Banyumas Regency. Objective: To find out the differences in exclusive breastfeeding practices in rural and urban areas in Banyumas Regency. Methods: This study used a quantitative design with a comparative type and cross sectional approach. The population of this study were mothers who had children aged 6-12 months in Klapagading Kulon Village and Teluk Village. The sample was 134 respondents with simple random sampling technique. The research instruments were questionnaires and documentation. Data analysis was done is univariate and bivariate using Mann-whitney test. Results: The results showed that the variables that had differences in exclusive breastfeeding in rural and urban areas with exclusive breastfeeding practices were attitude (p-value: 0.020), family support (p-value: 0.003). While there is no difference is knowledge (p-value: 0.809) and the availability of health care facilities (p-value: 0.451). Conclusion: There are differences in exclusive breastfeeding practices in rural and urban areas in Banyumas Regency, namely attitude and family support.Keywords: exclusive breastfeeding, rural, urban.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save