Home
Login.
Artikelilmiahs
41459
Update
TRI INDAH HATI HANDAYANI
NIM
Judul Artikel
Makna Maskulinitas Laki-laki Milenial Pengguna Produk dan Jasa Klinik Kecantikan Di Larissa Aesthetic Center Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna maskulinitas laki-laki milenial yang menjadi konsumen klinik kecantikan, untuk mendeskripsikan karakter laki-laki maskulin dan alasan mengapa laki-laki milenial memutuskan untuk menjadi konsumen klinik kecantikan serta untuk mendeskripsikan dominasi maskulin yang terjadi saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi fenomenologi. Lokasi penelitian ini di Klinik Kecantikan Larissa Aesthetic Center Purwokerto. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data diperoleh melalui data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian dianalisis menggunakan analisis interaktif menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa laki-laki milenial yang menjadi konsumen klinik kecantikan memiliki alasan tertentu yaitu karena memiliki masalah pada bagian wajah dan ingin menunjang penampilan serta dikarenakan adanya dorongan agen sosial meliputi keluarga, teman dan pekerjaan. Hasil penelitian ini juga menunjukan adanya pergeseran makna maskulinitas serta pergeseran karakter laki-laki maskulin yang terjadi pada aspek fisik. Awalnya laki-laki tidak peduli terhadap penampilan namun saat ini justru semakin peduli pada penampilan. Makna dominan mengenai maskulinitas laki-laki saat ini menampilkan laki-laki maskulin sebagai laki-laki yang memperlihatkan sisi feminimnya dengan berdandan, memiliki sifat narsis atau memuji diri, berkulit putih, tampil lebih modern dengan gaya berbusana dan tatanan rambut terbaru, heteroseksual, dan memiliki tubuh berotot
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of this research article is to analyze the meaning of masculinity among millennial men who are consumers of beauty clinics, to describe masculine male characteristics and reasons why millennial men decide to become consumers of beauty clinics, as well as to describe the current masculine dominance. This research employs a qualitative research method with a phenomenological study. The research takes place at Larissa Aesthetic Center Purwokerto. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation. Data sources are obtained from primary and secondary data. The research findings are analyzed using interactive analysis according to Miles and Huberman. The results of this study indicate that millennial men 1 who are consumers of beauty clinics have specific reasons, namely, they have facial problems and want to enhance their appearance, and there is social pressure from family, friends, and work. The research also reveals a shift in the meaningof masculinity and a shift in masculine male characteristics, particularly in the physical aspect. Initially, men were indifferent to their appearance, but now they are increasingly concerned about it. The dominant meaning of masculinity for men today portrays masculine men as individuals who exhibit their feminine side by grooming, displaying narcissistic traits or self-praise, having fair skin, adopting a more modern appearance through clothing and the latest hairstyles, being heterosexual, and having a muscular body.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save