Home
Login.
Artikelilmiahs
41423
Update
ZUCHRIZAL FAUZIE
NIM
Judul Artikel
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PENGRAJIN ANYAMAN BESEK DI DESA BERTA KECAMATAN SUSUKAN KABUPATEN BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilakukan di Desa Berta, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Data pada penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder dengan melakukan wawancara dan observasi kepada responden yaitu pengrajin dan perangkat desa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung dengan mengajukan kuesioner kepada responden. Jumlah populasi pada penelitian ini berjumlah 121 orang. Sampel ditentukan menggunakan rumus Taro Yamane sehingga menghasilkan sampel berjumlah 55 orang. Teknis analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukan modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pengrajin anyaman besek. Proses lamanya pembuatan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan pengrajin anyaman besek. Jumlah tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap pendapatan pengrajin anyaman besek. Implikasi dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan pendapatan pengrajin anyaman besek, maka peran dinas koperasi dan UMKM serta dinas perindustrian dan perdagangan kabupaten Banjarnegara diperlukan dalam memberikan fasilitas dan dukungan berupa alat produksi modern untuk memperlancar proses produksi anyaman besek. Selain itu, dapat ikut serta mempromosikan produk anyaman besek ke berbagai wilayah sehingga dapat memperluas pasar dan meningkatkan motivasi dan kesadaran pengrajin. Diperlukan adanya paguyuban pengrajin anyaman besek untuk mengadakan pelatihan agar menciptakan tenaga kerja yang terampil.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT This research was conducted in Berta Village, Susukan District, Banjarnegara Regency. The data in this study used primary data and secondary data by conducting interviews and observations to respondents, namely craftsmen and village officials. Data collection techniques through interviews and direct observation by submitting questionnaires to respondents. The population in this study amounted to 121 people. The sample was determined using the Taro Yamane formula resulting in a sample of 55 people. Data analysis techniques in this study used multiple linear regression analysis techniques. The results of this study indicate that capital has a positive and significant effect on the income of woven besek craftsmen. The length of the manufacturing process has no significant effect on the income of woven baskets craftsmen. The amount of labor has no effect on the income of woven baskets craftsmen. The implication of this research is that to increase the income of woven besek craftsmen, the role of the cooperative and MSMEs office and the Banjarnegara district industry and trade office is needed in providing facilities and support in the form of modern production equipment to facilitate the production process of woven besek. In addition, it can participate in promoting woven besek products to various regions so as to expand the market and increase the motivation and awareness of craftsmen. It is necessary for the association of woven besek craftsmen to hold training in order to create a skilled workforce.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save