Home
Login.
Artikelilmiahs
41422
Update
RIFAL DWI KURNIAWAN
NIM
Judul Artikel
PERILAKU PEMANFAATAN PENGOBATAN TRADISIONAL KETERAMPILAN MANUAL DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Pelayanan kesehatan yang banyak diminati masyarakat indonesia saat ini adalah pengobatan alternatif atau pengobatan tradisional. Menurut data Riset Kesehatan Dasar Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Banyumas 24,73% dengan jenis pengobatan tradisional tertinggi yaitu keterampilan manual sebanyak 63,25%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi perilaku pemanfaatan pelayanan pengobatan tradisional keterampilan manual di Kabupaten Banyumas Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, besar sampel yang ditentukan 15 informan. Analisis yang digunakan adalah content analysis Hasil Penelitian : Informan penelitian memiliki pengetahuan yang beragam terhadap pengobatan tradisional keterampilan manual. Persepsi yang ada dalam informan meliputi pengobatan radisional merupakan pengobatan yang terhindar dari obat-obatan kimiawi, lebih aman, efisien, dan mudah diakses. Faktor pendukung dalam memanfaatkan pengobatan tradisional meliputi ketersediaan fasilitas, aksesibilitas dan sumber informasi. Hambatan yang ada dalam mengakses pengobatan tradisional adalah kurangnya legalitas, fasilitas, dan waktu tunggu pasien. Adapun untuk harapan masyarakat terhadap perngembangan pengobatan tradisional keterampilan manual adalah adanya legalitas, peningkatan keterampilan pengobatan tradisional, dan peningkatan fasilitas Kesimpulan : Perilaku pemanfaatan pengobatan tradisional keterampilan manual masyarakat Kabupaten Banyumas sangat beragam. Hal ini ditandai dengan pengetahuan dan persepsi masyarakat yang sesuai dengan ketentuan pengobatan tradisional yang ada. Faktor pendukung perilaku pemanfaatan pengobatan tradisional yaitu ketersediaan fasilitas dan aksesibilitas . Oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan pengembangan pengobatan tradisional keterampilan manual ke depan agar lebih baik. Kata Kunci : Pengobatan Tradisional, Perilaku
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Perilaku Pemanfaatan Pengobatan Tradisional Keterampilan Manual di Kabupaten Banyumas Behavior of Use of Traditional Medicine Manual Skills in Banyumas District Rifal Dwi Kurniawan1, Arrum Firda Ayu M2, Elviera Gamelia3 1,2,3Department of Public Health, Faculty of Health Sciences, Jenderal Soedirman University Email: rifal.kurniawan@mhs.unsoed.ac.id Background: Health services that are in great demand by Indonesian people today are alternative medicine or traditional medicine. Manual skill traditional medicine is a treatment technique based on manipulation and movement of one or several parts of the body such as massage, massage and cupping. According to Basic Health Research data for Central Java Province, Banyumas Regency is 24.73% with the highest type of traditional medicine namely manual skills as much as 63.25%. The purpose of this study was to explore the behavior of utilizing manual skills traditional medicine services in Banyumas Regency Methods: The type of research used is qualitative with a phenomenological approach, the sample size is determined by 15 informants. The analysis used is content analysis Results: The informants have diverse knowledge of traditional medicine and manual skills. The perceptions that exist in the informants include that traditional medicine is a treatment that avoids chemical drugs, is safer, more efficient and easily accessible. Supporting factors in utilizing traditional medicine include the availability of facilities, accessibility and sources of information. Barriers to accessing traditional medicine are the lack of legality, facilities, and waiting time for patients. As for the community's expectations for the development of manual skill traditional medicine, there is legality, improvement of traditional medicine skills, and improvement of existing manual skill traditional medicine facilities. Conclusion: The behavior of utilizing traditional medicine, manual skills, in the Banyumas Regency community is very diverse. This is indicated by the knowledge and perceptions of the community in accordance with the existing provisions of traditional medicine. Factors supporting the behavior of the use of traditional medicine are the availability of facilities and accessibility. However, these supporting factors need to be improved again. Therefore, it is hoped that the government can improve the development of manual skill traditional medicine in the future so that it is better. Keywords: Traditional Medicine, Behavior
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save