Home
Login.
Artikelilmiahs
41416
Update
FARAHDINA AMELIA RAHMAH
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP TERKAIT ANEMIA DEFISIENSI BESI DENGAN KONSUMSI MAKANAN TINGGI ZAT BESI, ENHANCER DAN INHIBITOR ZAT BESI (Studi pada Anggota PMR SMA Negeri 1 Purwokerto)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Anggota PMR sering mendapatkan informasi mengenai anemia sehingga dianggap memiiki pengetahuan dan sikap yang lebih baik dibandingkan siswa non-PMR. Pengetahuan dan sikap yang dimiliki anggota PMR akan mempengaruhi konsumsi makanan tinggi zat besi, enhancer, dan inhibitor untuk mencegah terjadinya anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap terkait anemia defisiensi besi dengan konsumsi makanan tinggi zat besi, enhancer dan inhibitor zat besi pada anggota PMR SMA Negeri 1 Purwokerto. Metodologi: Penelitian ini menggunakan dengan desain cross-sectional pada 58 anggota PMR aktif di SMA Negeri 1 Purwokerto, sampel diambil dengan metode proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap, serta pengukuran tingkat konsumsi menggunakan SQ-FFQ dan FFQ. Data kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Likelihood Ratio. Hasil Penelitian: Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan terkait anemia defisiensi besi dengan konsumsi makanan tinggi zat besi dan inhibitor zat besi (p=0,181;0,413). Tidak terdapat hubungan antara sikap terkait anemia defisiensi besi dengan konsumsi makanan tinggi zat besi, enhancer, dan inhibitor zat besi (p=0,370; 0,163;0,502). Terdapat hubungan antara pengetahuan terkait anemia defisiensi besi dengan konsumsi enhancer zat besi (p=0,005). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap terkait anemia defisiensi besi dengan konsumsi makanan tinggi zat besi dan inhibitor zat besi, serta sikap terkait anemia defisiensi besi dengan konsumsi enhancer zat besi. Terdapat hubungan antara pengetahuan terkait anemia defisiensi besi dengan konsumsi enhancer zat besi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: PMR members are often get information about anemia so they’re considered to have better knowedge and attitudes than non-PMR. The knowledge and attitudes of PMR members will influence the consumption of high iron food, enhancer, and inhibitor to prevent anemia. This study aims to determine the correlation between knowledge and attitude regarding iron deficiency anemia with consumption of high iron food, enhancer and iron inhibitor in PMR members of SMAN 1 Purwokerto. Methods: This was a cross-sectional study involving 58 PMR members of SMAN 1 Purwokerto. The samples was selected by proportionate stratified random sampling method. Data were collected using knowledge and attitude questionnaire, and measuring consumption levels using SQ-FFQ and FFQ. The data were analyzed using the Chi-Square test and Likelihood Ratio. Result: There’s no correlation between knowledge regarding iron deficiency anemia with consumption of high iron foood and iron inhibitor (p=0.181; 0.413). There’s no correlation between attitude regarding iron deficiency anemia with consumption of high iron foood, enhancer, iron inhibitor (p=0.370;0,163;0.502). There’s a correlation between knowledge regarding iron deficiency anemia with consumption of iron enhancer (p=0.005).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save