Home
Login.
Artikelilmiahs
41363
Update
NANDA RIZQI RAMDHANI GUNAWAN
NIM
Judul Artikel
PEMANFAATAN METODE SOSIALISASI KPU PURBALINGGA DALAM PEMILIHAN BUPATI TAHUN 2020 DI TENGAH COVID-19 (STUDI KASUS DESA KEDUNGBENDA)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Dalam gelaran Pemilu tentunya diharapkan menghasilkan pemerintahan yang memiliki legitimasi kekuasaan berlandaskan suara rakyat. Bedasarkan Undang- Undang Nomor 7 Tahun 2017, KPU berperan dalam menyusun tata kerja dan peraturan, mengoordinasikan dan menyelenggaraan pemilu, melakukan sosialisasi pemilu, bahkan evaluasi laporan setiap tahapan guna transparansi pemilu. Berbagai upaya untuk mencerdaskan masyarakat dilakukan salah satunya dengan sosialisasi. Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya KPU Purbalingga dalam melakukan sosialisasi pemilu ke masyarakat Desa Kedungbenda pada Pemilihan Bupati Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Paradigma ini menganalisis secara sistematis terhadap socially meaningful action melalui pengamatan langsung dan terperinci terhadap pelaku sosial. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa upaya KPU Purbalingga dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat Desa Kedungbenda adalah lewat sosialisasi dua metode, yakni daring dan luring. Metode daring dilakukan lewat penyebaran konten di media sosial facebook, Instagram, Whatsapp, Youtube dan website KPU Purbalingga. Kemudian media luring dilakukan dengan bantuan PPS Kedungbenda. Kedua metode tersebut digunakan untuk menyasar segmentasi masyarakat yang dipetakan oleh KPU Purbalingga.
Abtrak (Bhs. Inggris)
In the election event, of course, it is expected to produce a government that has the legitimacy of power based on the people's vote. Based on Law Number 7 of 2017, the KPU has a role in drafting work procedures and regulations, coordinating and holding elections, conducting election socialization, and even evaluating reports at each stage for election transparency. Various efforts to educate the community are carried out, one of which is socialization. The results of this research article aim to describe the Purbalingga KPU's efforts to socialize the election to the people of Kedungbenda Village during the 2020 Regent Election. This research uses a qualitative method with a case study approach and uses interview, observation, and documentation data collection techniques. This paradigm analyzes socially meaningful action systematically through direct and detailed observation of social actors. The results of this study indicate that the Purbalingga KPU's efforts to increase the political participation of the people of Kedungbenda Village are through the socialization of two methods, namely online and offline. The online method is carried out by distributing content on social media Facebook, Instagram, Whatsapp, Youtube and the KPU Purbalingga website. Then offline media was carried out with the help of Kedungbenda PPS. Both of these methods are used to target the community segmentation mapped by KPU Purbalingga.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save