Home
Login.
Artikelilmiahs
4116
Update
RENNY NURFITRIA
NIM
Judul Artikel
STATUS PENCEMARAN PERAIRAN PESISIR KOTA PEKALONGAN BERDASARKAN KANDUNGAN LOGAM BERAT Cr (KROMIUM) DALAM BADAN AIR
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Limbah industri batik merupakan sumber utama pencemaran yang terjadi di perairan pesisir Kota Pekalongan. Industri batik memanfaatkan sungai sebagai tempat pembuangan limbah yang pada akhirnya buangan limbah tersebut masuk ke perairan laut. Logam berat kromium merupakan salah satu jenis limbah yang dihasilkan dari industri batik dan merupakan limbah yang menyebabkan pencemaran. Limbah tersebut berasal dari proses pewarnaan kain batik. Penelitian ini berjudul Status Pencemaran Perairan Pesisir Kota Pekalongan Berdasarkan Kandungan Logam Berat Cr (Kromium) dalam Badan Air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Cr dan status pencemaran di pesisir Kota Pekalongan. Metoda yang digunakan adalah metode survei dengan teknik Purposive Random Sampling. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Agustus 2012 di 6 stasiun penelitian di Pesisir Kota Pekalongan. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ANOVA menggunakan uji F dan Deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kandungan logam Cr berkisar antara 0.0106 – 0.0222 mg/L. Hasil analisis tersebut menunjukan bahwa tidak berbeda nyata antar stasiun dan perairan pesisir Kota Pekalongan berstatus tercemar.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Waste batik industry is a major pollution source occuring in Pekalongan coastal waters. Batik industry uses the river as a waste dump that finally discharges the waste into the sea. Heavy metal Chromium (Cr) is one of waste component generated from the batik industry and it waste that causes pollution. Waste comes from the dyeing process of batik. This study titled The Pollution Status of Pekalongan Coastal Body Waters Based on Heavy Metal Content of Cr. This study aims to determine the heavy metal content of Cr and the pollution status of coastal Pekalongan. A survey method used purposive random sampling technique. Sampling was conducted during August 2012 in six stations around the Pekalongan Coastal waters. Data were analyzed descriptively and were ANOVA with F-tested. The results showed that the metal content of Cr ranged between 0.0106 - 0.0222 mg / L. These indicated that the observed stations in the coastal waters Pekalongan were polluted
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save