Home
Login.
Artikelilmiahs
41147
Update
RAHMA AULIA NUR RIYANTI
NIM
Judul Artikel
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI PRIA DALAM KELUARGA BERENCANA KECAMATAN KEDUNGBANTENG KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Partisipasi pria dalam program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia masih rendah. Data menunjukkan bahwa hanya 2,06% pria menjadi akseptor KB secara nasional dan 3,72% di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi pria dalam Program KB di masyarakat yang dipengaruhi oleh tradisi agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 100 pria PUS sebagai sampel dari populasi 7.209 Pasangan Usia Subur. Analisis data menggunakan analisis korelasi product moment dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan tentang partisipasi pria dalam KB, dukungan keluarga, dan perspektif ajaran agama dengan partisipasi pria dalam program KB. Namun, tidak ditemukan hubungan antara akses sarana dan prasarana kesehatan di lokasi penelitian dengan partisipasi pria dalam program KB. Variabel independen yang paling berpengaruh adalah tingkat pengetahuan, dengan tingkat pengetahuan memiliki nilai R-square sebesar 39,3%. Rekomendasi berdasarkan penelitian ini adalah meningkatkan sosialisasi tentang manfaat dan pentingnya program KB kepada pria melalui penyuluhan kesehatan reproduksi khusus untuk pria, kampanye di media sosial, dan penyuluhan langsung di masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Male participation in the Family Planning (FP) program in Indonesia remains low. Data shows that only 2.06% of men are acceptors of FP nationwide, and 3.72% in Banyumas District. This study aims to examine the factors influencing male participation in the FP Program in a community influenced by religious traditions. A quantitative approach was used, involving 100 men of reproductive age as the sample from a population of 7,209 Couples of Reproductive Age. Data analysis included product moment correlation analysis and coefficient of determination. The results of the study indicate a relationship between knowledge about male participation in FP, family support, religious perspectives, and male participation in the FP program. However, no relationship was found between access to healthcare facilities and male participation in the program in the research location. The most influential independent variable was knowledge, with a coefficient of determination (R-square) of 39.3%. Based on the findings, recommendations include increasing awareness and understanding among men about the benefits and importance of the FP program through specific reproductive health education for men, social media campaigns, and community outreach.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save