Home
Login.
Artikelilmiahs
41135
Update
LATIFAH NINGSIH
NIM
Judul Artikel
Analisis Pendapatan dan Kesejahteraan Keluarga Pedagang Nasabah Bumdes Warga Sejahtera
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pembangunan adalah upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bangsa dan negara. Kesejahteraan masyarakat didapatkan dari keberhasilan pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Berdagang merupakan kegiatan usaha sektor informal yang dijadikan sumber pendapatan keluarga. Desa mendorong kegiatan usaha informal dengan sarana modal pinjaman dari Badan Usaha Milik Desa. Tujuan penelitian ini (1) untuk menganalisis tingkat kesejahteraan keluarga pedagang, (2) untuk menganalisis pengaruh variabel pinjaman, modal sendiri, lama usaha, dan tenaga kerja, (3) untuk menganalisis variabel yang paling berpengaruh terhadap pendapatan pedagang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang yang menjadi nasabah di BUMDes Warga Sejahtera Desa Sokaraja Kulon Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas yang berjumlah 35 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis perbandingan pendapatan perkapita dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kabupaten Banyumas 2023 sebesar Rp.2.118.124, analisis regresi berganda, dan analisis dominan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukan bahwa: (1) rata-rata pendapatan perkapita keluarga pedagang sebesar Rp.2.293.976 yang berarti sudah memenuhi ketentuan KHL Kabupaten Banyumas 2023 namun masih terdapat 27 keluarga yang pendapatannya masih di bawah KHL Kabupaten Banyumas Tahun 2023, (2) Pendapatan pedagang dipengaruhi oleh variabel pinjaman, modal sendiri, lama usaha, dan tenaga kerja, (3) Variabel yang paling berpengaruh yaitu lama usaha. Implikasi dari penelitian ini adalah (1) Pedagang diharapkan memiliki pekerjaan lain sebagai tambahan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan meningkatkan kesejahteraan keluarga, (2) pemerintah desa khususnya BUMDes diharapkan dapat memberi akses modal pinjaman lebih kepada pedagang dengan melihat ketepatan pengembalian dana agar pelaku usaha rintisan maupun yang sudah lama dapat sama-sama berkembang sehingga akan menyerap tenaga kerja di Desa Sokaraja Kulon, (3) usaha dagang yang dijalankan sebaiknya bukan usaha musiman yang hanya bertahan di waktu-waktu tertentu.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Development is an effort to improve the welfare of society, nation and state. The welfare of the people is obtained from the ease of meeting the needs of life every day. Selling is an informal sector business activity that is used as a source of family income. The village supports informal business activities by providing loan capital facilities from the Village-Owned Enterprises. The purpose of this research (1) to analyze the welfare level of the seller's family, (2) to analyze the influence of loan variables, own capital, length of business, and labor, (3) to analyze the most variables on seller income. The population in this study were all sellers who were customers of BUMDes Warga Sejahtera of Sokaraja Kulon Village, Sokaraja Subdistrict, Banyumas Regency with a total of 35 respondents. The data analysis technique used is comparative analysis of capita income with Need Life Eligible (KHL) of Banyumas Regency of Rp.2.118.124, multiple regression analysis, and dominant analysis. Based on the results of research and data analysis, it shows that: (1) the average income of capital seller families is Rp.2.293.976, which means that it meets the KHL of 2023 Banyumas Regency , but there are still 27 families whose income is still below the KHL of 2023 Banyumas Regency, (2) Seller income is influenced by loan variabels, own capital, length of business, and labor, (3) The most influential variable is length of business. The implications of this research are (1) sellers are expected to have other jobs as additional income to fulfill their daily needs and improve family welfare, (2) the village government, especially BUMDes, is expected to provide more access to loan capital to sellers by looking at the accuracy of repayment of funds so that start-up and old sellers can advance together so that it is expected to open opportunities for labor in Sokaraja Kulon Village, (3) the business that is should not be a seasonal business that only lasts for a short time.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save