Home
Login.
Artikelilmiahs
41087
Update
DENA ANISA PUTRI
NIM
Judul Artikel
Sekolah Alam Yang Membebaskan (Studi Kasus Di SD Alam Hayuba Desa Wlahar Wetan, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pendidikan harus menjadi prioritas bagi setiap negara, tak terkecuali Indonesia. Sayangnya kualitas pendidikan di Indonesia belum memuaskan, antara lain disebabkan sistem pendidikan yang masih konvensional yang berfokus pada guru sebagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang sekolah alternatif yang menerapkan konsep pendidikan yang membebaskan. Penelitian ini dilakukan di SD Alam Hayuba yang berlokasi di Desa Wlahar Wetan, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Alam Hayuba telah mampu menjadi salah satu sekolah alternatif yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk ikut aktif dan kreatif mencari pengetahuan. Berbeda dari sistem pendidikan konvensional yang bersifat satu arah dan guru menjadi sumber pengetahuan, proses pembelajaran di SD ini bersifat dua arah: ada dialog antara guru dan peserta didik. Selain dari guru dan buku-buku, para siswa memperoleh pengetahuan melalui pengamatan langsung di alam dan praktik berbagai kegiatan. SD Alam Hayuba sangat concern terhadap pendidikan karakter dan pendidikan lingkungan hidup. Hal sejalan dengan konsep pendidikan humanis yang membebaskan sebagaimana digagas oleh Paulo Freire dan Ivan Illich. Sekolah yang menggratiskan seluruh biaya pendidikan ini merupakan sekolah milik yayasan pribadi. Kendala yang dihadapi terkait keterbatasan dana sehingga belum dapat menyediakan tenaga pendidik yang berkualitas dan tenaga pendidik yang khusus menangani anak berkebutuhan khusus, serta menyediakan fasilitas sekolah yang memadai.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Education must be a priority for every country, including Indonesia. Unfortunately, the quality of education in Indonesia has not been satisfactory, partly due to the conventional education system that focuses on teachers as a source of learning. This study aims to examine alternative schools that apply the concept of liberating education. This research was conducted at SD Alam Hayuba located in Wlahar Wetan Village, Kalibagor District, Banyumas Regency. This research uses qualitative methods with a case study approach. The results showed that Alam Hayuba Elementary School has been able to become one of the alternative schools that provides space for students to actively and creatively seek knowledge. Different from the conventional education system which is one-way and the teacher is the source of knowledge, the learning process in this elementary school is two-way: there is a dialogue between teachers and students. Aside from teachers and books, the students acquire knowledge through direct observation in nature and the practice of various activities. Alam Hayuba Elementary School is very concerned about character education and environmental education. This is in line with the concept of liberating humanist education as initiated by Paulo Freire and Ivan Illich. The school that provides free all tuition fees is a school owned by a private foundation. The obstacles faced are related to limited funds so that they have not been able to provide qualified educators and educators who specialize in handling children with special needs, as well as providing adequate school facilities.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save