Home
Login.
Artikelilmiahs
41081
Update
DIMAS ADI SAPUTRA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS FUNGSI PRODUKSI SUSU PADA USAHA TERNAK SAPI PERAH DI KECAMATAN PEKUNCEN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilaksanakan pada periode 14 September hingga 31 Januari 2020 di Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas. Tujuannya adalah untuk 1). Mengukur secara kuantitatif faktor-faktor produksi yang digunakan dan produksi susu sapi perah di Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas; 2) Mengkaji pengaruh faktor-faktor produksi terhadap produksi susu sapi perah di Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan pendekatan survei sebagai metode utama. Untuk menentukan sampel wilayah, digunakan metode Purposive Sampling dengan memilih Kecamatan Pekuncen sebagai daerah fokus. Hal ini dikarenakan Kecamatan Pekuncen merupakan pusat peternakan sapi perah dan produsen susu sapi untuk Kabupaten Banyumas dan sekitarnya. Untuk pengambilan sampel, dilakukan dengan menggunakan metode sensus terhadap total 55 ekor sapi perah dalam periode laktasi. Besarnya faktor produksi dan produksi dianalisis secara deskriptif menggunakan statistik sederhana seperti nilai, jumlah, dan rata-rata. Pengaruh faktor produksi terhadap produksi dianalisis dengan fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah pakan hijauan yang diberikan adalah 34,54 k, pakan konsentrat yang diberikan adalah 6,60 kg, usia peternak 15 tahun, dengan periode laktasi rata-rata 2 periode, serta menggunakan kandang dengan luas rata-rata 0,886 m2/ST. Hasil produksi susu mencapai 10,8 liter/ekor/hari. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi susu sapi perah di Kecamatan Pekuncen adalah pakan konsentrat dan luas kandang. Peternak dapat meningkatkan produksi susu dengan cara meningkatkan kualitas pakan kosentrat yang diberikan dan kapasitas kendang di perluas lagi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research was conducted on January 14th to January 31st, 2019 in Pekuncen District, Banyumas Regency. The aim of this study is: 1). To determine the quantitative measurements of the production factors utilized and the products used in the Pekuncen District, Banyumas Regency; and 2). To ascertain the impact of production factors on milk production in the Pekuncen District, Banyumas Regency. This study utilized a survey methodology to evaluate the dairy cattle in Pekuncen Subdistrict, Banyumas Regency. The sample area was determined using purposive sampling technique. The sample consisted of 55 lactating animals in Pekuncen District, Banyumas Regency. Descriptive analysis was conducted to analyze production factors, including the use of simple statistics such as values, quantities, and averages, as well as the analysis of production functions using the Cobb-Douglas analysis method. The findings revealed that the mean quantity of forage feed provided was 34.54 kg, the average amount of concentrate feed supplied was 6.60 kg, the average duration of breeding was 15 years, the average length of lactation was 2 years, the typical area of the cage was 48.76 m2, and the milk yield amounted to 10.8 liters. The production factors that significantly affected milk production in dairy cows in Pekuncen District were feed concentrate and cage area. Farmers can enhance milk production by enhancing the quality of feed.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save