Home
Login.
Artikelilmiahs
40972
Update
AZALEA SALSABILLA INDARI
NIM
Judul Artikel
Hubungan Kedalaman Dengan Keanekaragaman Kelimpahan Dan Kepadatan Spesies Udang (Penaidae sp.) Di Perairan Kabupaten Bekasi
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perairan Kabupaten Bekasi terletak di bagian timur Teluk Jakarta adalah muara dari Sungai Citarum dan sungai tersebut mensuplai nutrisi yang penting bagi sumberdaya perikanan dan mendukung kelimpahan, keanekaragaman dan kepadatan spesies ikan khususnya udang. Perairan tersebut adalah fishing ground udang bagi nelayan jaring arad. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui spesies udang yang hidup di perairan Kabupaten Bekasi, menganalisis keanekaragaman, kelimpahan dan kepadatan spesies udang di perairan Kabupaten Bekasi dan menganalisis hubungan antara kedalaman perairan dengan keanekaragaman, kelimpahan dan kepadatan spesies udang. Penelitian metode observasi ini mengkoleksi spesies udang menggunakan jaring arad. Analisis keanekaragamaan dengan berdasarkan Shannon dan Wiener, kelimpahan berdasarkan Odum dan kepadatan berdasarkan Brower and Zar. Keanekaragaman rata-rata, kelimpahan relatif dan kepadatan spesies udang yang hidup di perairan Kabupaten Bekasi berturut-turut diperoleh 0,082 (keanekaragaman rendah), 16,667 % (kelimpahan sedang) dan 5 ind.10 m-2 (kepadatan rendah). Hubungan antara kedalaman perairan terhadap keanekaragaman dan kelimpahan relatif spesies udang krosok diperoleh sangat kuat, udang rempa dan jerebung diperoleh hubungan yang kuat. Hubungan kedalaman terhadap keanekaragaman dan kelimpahan udang peci dan putih diperoleh hubungan sangat rendah. Hubungan yang sangat rendah juga diperoleh antara kedalaman dengan kepadatan udang jerebung dan udang putih. Perairan yang semakin dalam merupakan fishing ground udang yang lebih sesuai untuk pengoperasian jaring arad guna mendapatkan hasil tangkapan yang maksimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Bekasi Regency waters as the Eastern of Jakarta Bay and as the estuary of Citarum river. The river supplies essential nutrients that important for fishery resources. The nutriens supports the abundance, diversity and density of the fish, especially to the shrimp. The waters is shrimp fishing grounds for arad fishery. The purpose of this study was to determine the shrimp species inhabit in Bekasi Regency waters, to analyze the diversity, abundance and density of shrimp species. Futhermore, to analyze the relationship between depth and the diversity, abundance and density of each shrimp species. This observational research method was collect shrimp species using arad nets. Diversity analysis based on Shannon and Wiener, abundance based on Odum and density based on Brower and Zar. The average diversity, relative abundance and density of shrimp species inhabit in Bekasi Regency waters were obtained respectively 0.082 (low diversity), 16.667 % (medium abundance) and 5 ind.10 m-2 (low density). The relationship between depth to species diversity and relative abundance of green tiger shrimp (krosok) species were found very strong, witch prawns (rempa) and banana prawn (jerebung) were obtained strong relationship. The relationship of depth to diversity and abundance of white prawn (peci) and white shrimp (putih) were obtained very low relationship. A very low relationship was also found between depth to density of banana shrip (jerebung) and white shrimp (putih). A deeper waters is more suitable of shrimp fishing ground and to operate arad nets in order to get maximum catches.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save