Home
Login.
Artikelilmiahs
40851
Update
LAELI DWI ANGGRAENI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PERSPEKTIF GURU PJOK SE-PURWOKERTO TENTANG POTENSI OBJEK WISATA TAMAN APUNG MAS KEMAMBANG SEBAGAI PRASARANA PEMBELAJARAN AKTIVITAS LUAR KELAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Aktivitas luar kelas menjadi bagian penting dalam pendidikan untuk tercapainya tujuan pendidikan nasional. Pembelajaran aktivitas luar kelas masih jarang diajarkan di luar lingkungan sekolah karena kajian beberapa faktor. Satu di antara beberapa faktor penting yang mempengaruhi pembelajaran luar kelas jarang dilakukan karena masih kurangnya tempat atau prasarana untuk proses pembelajaran luar kelas. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di Wisata Taman Apung Mas Kemambang. Sampel dalam penelitian ini yaitu 84 guru PJOK Se-Purwokerto dengan teknik total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode survei atau kuesioner dengan jumlah 32 pernyataan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa Objek wisata Taman Apung Mas Kemambang memiliki potensi yang baik untuk dijadikan sebagai prasarana pembelajaran luar kelas dengan persentase 72,7% kategori baik dengan rincian sebagai berikut, memiliki ukuran standar 70% kategori baik, memiliki keanekaragaman 72% kategori baik, memiliki aturan keamanan 72% kategori baik, dan aksesibilitas 76% kategori baik. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Objek wisata Taman Apung Mas Kemambang memiliki potensi yang baik untuk dijadikan sebagai prasarana pembelajaran luar kelas. Faktor-faktor yang memberikan informasi kepada guru terhadap potensi wisata Taman Apung Mas Kemambang sebagai prasarana pembelajaran luar kelas yaitu indikator memiliki ukuran standar, memiliki keanekaragaman, memiliki aturan keamanan, dan aksesibilitas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Outdoor activities become an important part of education to achieve national education goals. Learning activities outside the classroom are still rarely taught outside the school environment due to the study of several factors. One of several important factors that affect out of class learning is rarely done because there is still a lack of space or infrastructure for the outdoor learning process. Metod: This study used a quantitative descriptive method. The location of the research was carried out at Taman Apung Mas Kemambang. The sample in this study was 84 PJOK Se-Purwokerto teachers with total sampling technique. The data collection method uses a survey method or questionnaire with a total of 32 statements. Data analysis techniques use descriptive analysis in the form of percentages. Result: The results showed that Taman Apung Mas Kemambang tourist attractions have good potential to be used as out of class learning infrastructure with a percentage of 72.7% good categories with the following details, have a standard size of 70% good categories, have diversity 72% of good categories, have security rules 72% of good categories, and accessibility of 76% good categories. Conclusion: The conclusion of this study is that Taman Apung Mas Kemambang tourism objects have good potential to be used as infrastructure for learning outdoor. Factors that provide information to teachers about the potential of Taman Apung Mas Kemambang tourism as an outdoor learning infrastructure are indicators that have standard measures, have diversity, have safety rules, and accessibility.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save