Home
Login.
Artikelilmiahs
40846
Update
FAUZIAN KADAFI ARIFIATMOKO
NIM
Judul Artikel
Analisis Kualitas Media Digital Pemerintah Kabupaten Purbalingga Dalam Membentuk “New Public Sphere” Guna Mewujudkan Digital Governance
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Masyarakat sebagai unsur utama dalam sistem pemerintahan harus diberi ruang publik untuk berpartisipasi dalam rangka menciptakan kebijakan dan penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas. Partisipasi publik telah berkembang melalui media digital sebagai ruang publik baru. Penggunaan tersebut dilatarbelakangi dari kehidupan dunia yang semakin dinamis membuat pola dan gaya hidup masyarakat juga berubah. Pemerintahan digital di Indonesia dan khususnya Kabupaten Purbalingga memiliki potensi dan problematika yang terjadi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pola karakteristik individu terhadap persepsi kualitas media digital Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam membentuk new public sphere guna mewujudkan digital governance. Pendekatan kuantitatif, pemilihan responden dengan teknik cluster sampling, sampel sebesar 384 yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow, pengolahan data menggunakan Knowlegde Discovery in Databases dan Analisis data menggunakan skala likert serta pohon keputusan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media digital pemerintah telah membentuk ruang publik baru yang penting bagi masyarakat. Media sosial sebagai platform yang paling digemari dimana preferensi WhatsApp digunakan untuk berkomunikasi, sementara Instagram adalah sumber utama informasi. Tingkat media digital pemerintah Kabupaten Purbalingga sebesar 70,66%, masuk dalam kategori berkualitas. Selain itu, pola karakteristik individu yang paling dominan adalah atribut usia, pekerjaan, dan domisili. Temuan ini dapat membantu pemerintah merancang strategi komunikasi dan penyebaran informasi yang lebih efektif dan efisien.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The community as the main element in the government system must be given public space to participate in creating policies and implementing quality public services. Public participation has developed through digital media as a new public space. This use is motivated by an increasingly dynamic world life that makes people's patterns and lifestyles also change. Digital government in Indonesia and especially Purbalingga Regency has the potential and problems that occur. This article aims to analyze the pattern of individual characteristics on the perception of the quality of digital media in the Purbalingga Regency Government in forming a new public sphere in order to realize digital governance. Quantitative approach, the selection of respondents using cluster sampling technique, a sample of 384 which was determined using the Lemeshow formula, data processing using Knowlegde Discovery in Databases and data analysis using a Likert scale and decision trees. The results of this study indicate that the government's digital media has formed a new public space that is important to society. Social media is the most popular platform where WhatsApp preferences are used to communicate, while Instagram is the main source of information. The level of government digital media in Purbalingga Regency is 70.66%, which is included in the quality category. In addition, the most dominant individual characteristic patterns are age, occupation, and domicile attributes. These findings can help the government design a more effective and efficient communication and information dissemination strategy.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save