Home
Login.
Artikelilmiahs
40799
Update
PANDITO NURCAHYO UTOMO
NIM
Judul Artikel
Perebutan Ruang Publik di Trotoar Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Trotoar merupakan ruang publik yang terbentuk dari reseprentasi ruang, namun timbulnya aktivitas disekitar lingkungan menimbulkan praktik spasial sehingga terjadi perebutan ruang. Tulisan ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan perebutan ruang publik di trotoar di Jalan HR.Boenyamin Purwokerto. Objek dalam penelitian ini yaitu alih fungsi trotoar menjadi tempat pedagang kaki lima. Pengumpulan data dalam tulisan ini dilakukan melalui melalui observasi dengan subjeknya adalah pedagang kaki lima yang berjumlah 31 pedagang serta pejalan kaki di Jalan HR.Boenyamin Purwokerto dan wawancara 10 dari 31 pedagang. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa trotoar merupakan ruang publik yang berasal dari representasi ruang yang seharusnya berjalan sesuai fungsinya. Namun, pengunaan trotoar tersebut telahterjadi interaksi didalamnya, sehingga terjadi sebuah persaingan atau perebutan ruang antara pejalan kaki dan pedagang kaki lima. Pada akhirnya trotoar yang awalnya berfungsi sebagai ruang pejalan kaki menjadi sebuah ruang untuk berjualan. Representasi ruang telah dijelaskan bahwa ruang publik berdasarkan fungsi ruang yang sebenarnya merujuk pada ruang yang telah terkonseptualisasikan oleh para ahli perkotaan seperti perencana kota atau insinyur, namun bisa menjadi tempat untuk keseharian sehingga terjadi terjadi praktik spasial sendiri dimana seharusnya trotoar tersebut digunakan sebagaimana fungsi awalnya yang dirancang oleh perencana kota atau insinyur sebagai ruang bagi pejalan kaki, namun justru digunakan menjadi fungsi lain. Pada kenyataaanya pengunaan trotoar tersebut telah terjadi interaksi didalamnya, sehingga terbentuk adanya persaingan atau perebutan antara pejalan kaki dan pedagang kaki lima.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The sidewalk is a public space that is formed from spatial representation, but the emergence of activities around the environment creates spatial practices resulting in a struggle for space. This paper aims to understand and describe the struggle for public space on the sidewalks on Jalan HR.Boenyamin Purwokerto. The object of this study is the conversion of the function of the sidewalk into a place for street vendors. Data collection in this paper was carried out through observation with the subjects being street vendors, totaling 31 traders and pedestrians on Jalan HR.Boenyamin Purwokerto and interviewing 10 of 31 traders. The results of this study state that the sidewalk is a public space that comes from the representation of space that should work according to its function. However, the use of the sidewalk has an interaction in it, resulting in a competition or struggle for space between pedestrians and street vendors. In the end, the sidewalk, which originally functioned as a space for pedestrians, became a space for selling. Spatial representation has explained that public space based on actual spatial function refers to space that has been conceptualized by urban experts such as city planners or engineers, but can be a place for everyday life so that spatial practices occur themselves where the sidewalk should be used as the function originally designed. by urban planners or engineers as space for pedestrians, but instead is used for other functions. In fact, the use of the sidewalk has occurred in interaction, so that there is competition or struggle between pedestrians and street vendors.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save