Home
Login.
Artikelilmiahs
40740
Update
RISDAN MIFTAHUL HUDA
NIM
Judul Artikel
CADANGAN KARBON PADA TEGAKAN JATI (Tectona grandis Linn. f.) DI KESATUAN PEMANGKUAN HUTAN BALAPULANG JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pemanasan global merupakan masalah yang dialami dan dirasakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Mengurangi laju pemanasan global dapat dilakukan dengan menyerap karbon dioksida melalui peningkatan cadangan karbon hutan. Vegetasi yang dapat dikembangkan sebagai penyerap karbon dioksida diantaranya adalah vegetasi hutan jati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah cadangan karbon tegakan jati di KPH Balapulang serta untuk mengetahui hubungan antara umur tegakan jati dengan jumlah cadangan karbonnya. Penelitian dilakukan di KPH Balapulang dengan menggunakan metode survey dan teknik cluster sampling. Jumlah cadangan karbon pada setiap kelas umur tegakan dihitung menggunakan rumus alometrik. Dalam penelitian ini, data yang diperoleh dari penelitian diolah dengan analisis varian dan analisis regresi. Penggunaan analisis varian bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh dari umur tegakan jati terhadap biomassa dan cadangan karbon jati. Analisis regresi digunakan untuk menemukan hubungan antara umur tegakan dengan biomassa tegakan jati, serta untuk menentukan usia tegakan yang paling optimal dalam menyimpan biomassa dan cadangan karbon di KPH Balapulang. Hasil penelitian didapatkan umur tegakan jati berpengaruh sangat nyata terhadap biomassa dan cadangan karbon tegakan jati. Jumlah biomassa dan cadangan karbon akan meningkat jumlahnya seiring bertambahnya umur tegakan. Hubungan antara umur tegakan dengan cadangan karbon tegakan menghasilkan pola pertumbuhan eksponensial yang artinya penambahan cadangan karbon dengan umur tegakan mengalami pertumbuhan yang cepat serta signifikan. Pertumbuhan eksponensial juga menandakan dalam penelitian ini belum ditemukan umur optimal pada tegakan jati dikarenakan grafik kurva cadangan karbon yang masih naik hingga umur 41-50 tahun
Abtrak (Bhs. Inggris)
Global warming is a problem experienced and felt by people all over the world. Reducing the rate of global warming can be done by absorbing carbon dioxide through increasing forest carbon stocks. Vegetation that can be developed as a carbon dioxide absorber includes teak forest vegetation. This study aims to determine the amount of carbon stock of teak stands in KPH Balapulang and to determine the relationship between the age of teak stands and the amount of carbon stock. The research was conducted at the Balapulang KPH using survey methods and cluster sampling techniques. The amount of carbon stock in each age class of the stand was calculated using an allometric formula. In this study, the data obtained from the research were processed by analysis of variance and regression analysis. The use of analysis of variance aims to identify the effect of the age of teak stands on teak biomass and carbon stocks. Regression analysis was used to find the relationship between the age of the stand and the biomass of the teak stand, and to determine the most optimal age for storing biomass and carbon stock in the Balapulang FMU. The results showed that the age of teak stands had a very significant effect on the biomass and carbon stocks of teak stands. The amount of biomass and carbon stock will increase as the stand gets older. The relationship between the age of the stand and the carbon stock of the stand produces an exponential growth pattern, which means that the addition of carbon stock with the age of the stand experiences rapid and significant growth. Exponential growth also indicates that in this study an optimal age has not been found for teak stands because the graph of the carbon stock curve continues to increase until the age of 41-50 years
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save