Home
Login.
Artikelilmiahs
40657
Update
IDA ROSILAWATI
NIM
Judul Artikel
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEKERASAN EMOSIONAL PADA MAHASISWA S1 UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Kasus kekerasan di Indonesia mencapai 25.275 pada kelompok umur 13-24 tahun. Menurut angka perhitungan kasar rentang usia mahasiswa berkisar antara 18-24 tahun. Kekerasan emosional dapat memicu munculnya gejala depresi, anxiety, hingga PTSD, sehingga perlu diketahui faktor-faktor yang menyebabkan kejadian kekerasan emosional pada mahasiswa untuk mencegah dan mengurangi dampak kekerasan emosional. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif S1 Universitas Jenderal Soedirman dengan sampel sebanyak 168 responden yang didapatkan menggunakan teknik cluster random sampling. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan bivariat dengan Uji Chi-Square. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner yang disebar secara online menggunakan goole form dan dilakukan pada 2 Mei-12 Mei 2023. Hasil: Terdapat hubungan antara tingkatan mahasiswa (p=0,022), riwayat mengalami kekerasan (p=0,000), tipe pola asuh (p=0,000), dan ekonomi keluarga (p=0,009) dengan kekerasan emosional pada mahasiswa S1 Universitas Jendral Soedirman. Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (p=0,688) dan status berpacaran (0,834) dengan kekerasan emosional pada mahasiswa S1 Universitas Jenderal Soedirman. Kesimpulan: Faktor penyebab kekerasan emosional pada mahasiswa antara lain, merupakan mahasiswa senior, riwayat mengalami kekerasan berat, pola asuh otoriter-permisif, ekonomi keluarga rendah. Perlu ditingkatkannya edukasi kekerasan emosional, layanan pengaduan kekerasan dan layanan konseling di kampus untuk mengurangi kejadian tersebut.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Cases of violence In Indonesia reached 25,275 in the age group of 13-24 years. According through calculations, the age group of college students is in the range of 18-24 years. Emotional abuse has adverse effects such as depression, anxiety, and PTSD, so it is necessary to know the factors that cause emotional abuse among college student to reduce and prevent impact of emotional abuse. Methods: This study uses a descriptive quantitative research methods with cross-sectional approach The research population ia an active undergraduate student at Jenderal Soedirman University with sample of 168 participants obtained using cluster random sampling technique. Data analysis consisted of univariate and bivariate analysis with the Chi-Square test. The research data was obtained through a questionnaire which was distributed online using Google Form and was conducted from 2 May until 12 May 2023. Results: Results indicate being an older student (p=0,022), ever experiencing violence (p=0,000), get an authoritarian-permissive parenting style (p=0,000), and low-income family (p=0,009) were more likely to report emotional abuse among undergraduate students of Jenderal Soedirman University. There was no statistically significant correlation of gender and relationship status with report of emotional abuse among undergraduate stundents of Jenderal Soedirman University. Conclusion: Factors causing emotional abuse among college students is being an older student, ever experiencing violence, get an authoritarian-permissive parenting style, and low-income family. It is necessary to improve education of emotional abuse, violence complaint services and counseling services in institution to reduce emotional abuse report among college students.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save