Home
Login.
Artikelilmiahs
40602
Update
YUSNIA NUR AINI
NIM
Judul Artikel
KOMUNITAS KETIMBANG NGEMIS (Pengentasan Kemiskinan pada Kaum Difabel di Kabupaten Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Difabel merupakan kondisi pada individu yang memiliki keterbatasan dan rentan akan kemiskinan. Banyumas adalah salah satu kabupaten dengan tingkat kemiskinan dan angka difabel cukup tinggi, upaya pengentasan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah tetapi seluruh elemen masyarakat salah satunya komunitas sosial yakni “Ketimbang Ngemis Purwokerto”. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan upaya yang dilakukan dan eksistensi Komunitas Ketimbang Ngemis Purwokerto dalam pengentasan kemiskinan pada kaum difabel di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan model analisis interaktif. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria relawan yang termasuk dalam struktur organisasi komunitas, anggota aktif komunitas, dan kaum difabel sebagai sasaran pendukung. Upaya pengentasan kemiskinan komunitas Ketimbang Ngemis Purwokerto pada kaum difabel di Kabupaten Banyumas dalam bentuk pemberdayaan partisipatif yang diimplementasikan melalui penentuan sasaran komunitas dan program bantuan modal usaha, jaminan kesehatan dan alat bantu jalan, bedah rumah, bakti sosial. Selain itu, penelitian ini juga menjelaskan strategi komunitas dalam mempertahankan eksistensi atau keberadaan sebagai hasil kinerja melalui pemanfaatan media sosial untuk kampanye “Say no to ngemis”, sinergitas lintas komunitas dan lembaga pemerintah, dan mewujudkan manajemen organisasi yang solid dan menjaga pola komunikasi antar anggota komunitas. Beragam upaya komunitas dapat memperkaya kajian sosiologi dan referensi penelitian selanjutnya mengenai pengentasan kemiskinan pada kaum difabel oleh komunitas sosial.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Disability is a condition in individuals who have limitations and are vulnerable to poverty. Banyumas is one of the districts with a high poverty rate and disability rate, alleviation efforts are not only carried out by the government but all elements of society, one of which is the social community namely "Ketimbang Ngemis Purwokerto". The purpose of this research is to explain the efforts made and the existence of Ketimbang Ngemis Purwokerto Community in poverty alleviation for the disabled in Banyumas Regency. This research uses descriptive qualitative research method with interactive analysis model. descriptive research method with interactive analysis model. This research used purposive sampling with the criteria of volunteers who are included in the organizational structure of the community, active members of the community, and the disabled as the target of the community. community, and people with disabilities as supporting targets. The poverty alleviation efforts of Ketimbang Ngemis Purwokerto community on people with disabilities in Banyumas Regency in the form of participatory empowerment. disabilities in Banyumas Regency in the form of participatory empowerment that is implemented through community targeting and business capital assistance programs, health insurance and walkers, house renovation, social services. In addition, this study also explains the community's strategy in maintaining existence or existence as a result of performance through the use of social media for the "Say no to begging" campaign, synergy across communities and government agencies, and realizing solid organizational management and maintaining communication patterns between community members. Various community efforts can enrich sociological studies and references for further research on poverty alleviation for people with disabilities by social communities.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save