Home
Login.
Artikelilmiahs
40601
Update
TABITHA ROSMAULINA HUTAURUK
NIM
Judul Artikel
Dampak Program Pengembangan Klaster Bisnis Ikan Nila Salin Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Pati
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perikanan budidaya merupakan salah satu bagian penting dari pengembangan sektor perikanan di Indonesia. Pemerintah telah melakukan beberapa upaya dalam melakukan pengembangan perikanan budidaya seperti dengan diberlakukan program Kampung Nila Salin di Pati yang dibentuk oleh Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara yang diadakan pada Desa Tunggulsari Kabupaten Pati. Keberadaan program ini memberikan dampak terhadap perekonomian baik pembudidaya maupun wilayah setempat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pengaruh program pengembangan klaster ikan nila salin terhadap perekonomian pembudidaya dengan mengetahui Nilai Tukar Pembudidaya ikan (NTPi) dan untuk mengetahui kontribusinya terhadap PDRB Kabupaten Pati. Penelitian ini menggunakan Mixed Methode, yaitu perpaduan antara pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara dengan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan Nilai Tukar Pembudidaya ikan (NTPi) di desa Tunggulsari dengan pembudidaya semi intensif sebesar 185,1 sedangkan pembudidaya tambak tradisional sebesar 119,9. Kemudian kontribusi budidaya nila salin terhadap PDRB Kabupaten Pati sebesar 24,79% dengan kategori sedang. Secara keseluruhan pengembangan klaster ikan nila salin sudah dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pendapatan dan daya beli pembudidaya desa Tunggulsari.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Aquaculture is an important part of the development of the fisheries sector in Indonesia. The government has made several efforts to develop aquaculture, such as implementing the Nila Salin Village which was held in Tunggulsari Village, Pati Regency. The existence of this program has an impact on the economies of both cultivators and the local area. Therefore, this study aims to find out how much influence the saline tilapia cluster development program has on the farmer's economy by knowing the fish cultivator's Exchange Rate (NTPi) and its contribution to the GRDP in Pati Regency. This study uses the Mixed Method, which is a combination of a quantitative and qualitative approach. Methods of data collection using the methods of observation and interviews with a questionnaire. The results of this study showed that the Exchange Rate of fish cultivators (NTPi) in the village of Tunggulsari with semi-intensive cultivators was 185.1, while traditional pond cultivators were 119.9. Then the contribution of saline tilapia cultivation to Pati Regency's GRDP is 24.79% in the medium category. Then as a whole the development of the saline tilapia cluster has been able to have a significant impact on the income and purchasing power of the Tunggulsari village cultivators.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save