Home
Login.
Artikelilmiahs
40466
Update
PONCO FEBYAN HIDAYATULLOH
NIM
Judul Artikel
KITOSAN TERMODIFIKASI MAGNETIT DAN SiO2 HASIL SINTESIS DARI ABU LAYANG UNTUK ADSORPSI ZAT WARNA MALACHITE GREEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perkembangan industri yang sangat meningkat mengakibatkan dampak negatif bagi lingkungan salah satunya masalah limbah zat warna. Malachite green (MG) salah satu zat warna dasar yang pada umumnya digunakan pada industri tekstil. Limbah MG berbahaya jika masuk ke dalam perairan karena efek toksiknya yang tinggi. Teknik pemisahan telah dikembangkan untuk mengurangi limbah berbahaya ini, salah satunya menggunakan metode adsorpsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik SiO2 dan Fe3O4@SiO2–CS yang disintesis, studi adsorbsi, kinetika adsorpsi, isoterm adsorpsi, serta pengujian pemakaian berulang Fe3O4@SiO2 dan Fe3O4@SiO2–CS. SiO2 diekstrak dari limbah abu layang menggunakan metode sol gel. Senyawa SiO2 yang dihasilkan berupa padatan kasar berwarna putih, kemudian digunakan untuk melapisi magnetit (Fe3O4) termodifikasi kitosan. Hasil sintesis Fe3O4@SiO2–CS berupa padatan berwarna hitam dan dapat ditarik menggunakan magnet. Senyawa Fe3O4@SiO2–CS kemudian dikarakterisasi menggunakan instrumen FTIR dan XRD. Analisis FTIR menunjukkan adanya serapan –NH pada daerah 1620 cm-1, serapan Fe–O pada daerah 586 cm-1, dan serapan Si–O–Si pada daerah 435 cm-1. Hasil XRD menunjukkan terbentuknya Fe3O4 dengan struktur kubik. Kondisi optimum adsorpsi MG oleh Fe3O4@SiO2 dan Fe3O4@SiO2–CS pada pH 6, waktu kontak masing-masing selama 80 dan 60 menit. Adsorpsi MG mengikuti kinetika pseudo orde dua dan Isoterm Langmuir dengan nilai qmaks Fe3O4@SiO2 dan Fe3O4@SiO2–CS berturut-turut sebesar 32,0512 dan 51,2820 mg/g. Selain itu, dilakukan pengujian pemakaian berulang sebanyak tiga kali untuk Fe3O4@SiO2 dan Fe3O4@SiO2–CS memberikan hasil desorpsi sebesar 32-50% dan 51-65%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The rapid development of the industry has led to negative environmental impacts, one of which is the problem is industrial waste containing dyes. Malachite green (MG) is widely used, especially in the textile industry. MG dye waste is dangerous if it enters water due to high toxicity. Separation techniques have been developed to reduce this dangerous waste, including the use of adsorption methods. The objective of this research is to determine the characteristics of synthesized SiO2 and Fe3O4@SiO2-CS, adsorption studies, adsorption kinetics, adsorption isotherms, and the reusability of Fe3O4@SiO2 and Fe3O4@SiO2-CS. SiO2 is extracted from fly ash waste using the sol-gel method. The resulting SiO2 compound is a coarse white solid, which is then used to coating chitosan-modified magnetite (Fe3O4). The synthesized Fe3O4@SiO2-CS compound is a black solid that can be attracted using a magnet. The Fe3O4@SiO2-CS compound is characterized using FTIR and XRD instruments. FTIR analysis shows absorption peaks at 1620 cm-1 for -NH, 586 cm-1 for Fe-O, and 435 cm-1 for Si-O-Si. XRD results indicate the formation of cubic Fe3O4. The optimum adsorption conditions for MG by Fe3O4@SiO2 and Fe3O4@SiO2-CS are at pH 6, with contact times 80 and 60 minutes. MG adsorption follows pseudo-second-order kinetics and Langmuir isotherms, with maximum adsorption capacities (qmaks) 32,0512 and 51,2820 mg/g for Fe3O4@SiO2 and Fe3O4@SiO2-CS. Furthermore, reuasability test for Fe3O4@SiO2 and Fe3O4@SiO2-CS was conducted three times, resulting in desorption yields 32-50% and 51-65%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save